15 April 2018
redaksi pelita 8 (2598 articles)

Warga di Aceh Utara Keluhkan Koneksi Internet Lemot

 

Sumber Foto: WordPress.com

ACEH UTARA- Akses sinyal seluler secara umum sudah men­capai 91 persen desa di seluruh Indonesia, namun kualitas in­ternet belum merata.

Seperti yang terjadi saat ini di sebahagian desa khususnya di Kabupaten Aceh Utara, bahwa masih sulitnya mengakses informasi dengan menggunakan fasilitas internet via telepon genggang (handphone).

Kondisi tersebut diketahui oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, yang sedang mengabdi di Gampong Matang Mane, Kecamatan Tanah luas, Aceh Utara.

Ketua Kelompok KKN 68, Murdani, mengatakan, ketika sudah memasuki di desa tersebut, terlihat koneksi internet sangat melemah bila dibanding saat berada diluar (desa) dimaksud.

“Yang kita alami saat ini memang demikian, karena kita sangat membutuhkan koneksi internet untuk keperluan tugas selama berada di pedesaan dalam menjalankan tugas KKN,” ujar Murdani, Sabtu 15 April 2018.

Salah seorang warga setempat, Juliana Fazri (20)
membenarkan hal tersebut,
akibat lemahnya (lemot) jaringan internet di desanya itu, banyak warga yang mengeluhkan bagi yang membutuhkan untuk mengakses internet. Sehingga berbagai perkembangan informasi semakin tertinggal, untuk bisa mendapatkan fasilitas internet yang memadai, terpaksa harus mencari di tempat lain.

“Sulit sekali untuk mendapatkan sinyal disini, bahkan jaringan telepon seluler juga sering terputus dan tidak stabil. Bagi saya, untuk membuat tugas sekolah saja harus mencari
warung internet (warnet) yang ada di Kedai Simpang Rangkaya, Kematan Tanah Luas,” ungkap Juliana Fazri.

Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Gampong Matang Mane, Muzakir (44) menjelaskan, perihal sinyal yang lemah memang sudah sering dikeluhkan warga desa tersebut, terlebih bagi muda-mudi yang ingin mengakses informasi menyangkut pendidikan, pekerjaan dan sebagainya.

“Memang benar, sinyal disini agak sulit sekali khususnya di desa ini. Tetapi kita lihat desa lain malah lebih bagus sinyal maupun jaringan internet,” kata Kepala Desa, Muzakir.

Lanjutnya, mengingat kebutuhan akan informasi oleh masyarakat, diharapkan ini dapat tertangani dengan cepat dari pihat terkait.

Penulis : Sari Manzili, Humas Kelompok KKN 68
Editor : Zielva

Comments

comments