19 September 2019
redaksi pelita 8 (3311 articles)

Wali Kota Lhokseumawe, Keluarkan Edaran Terbaru Saat Azan Rapat Harus Dihentikan dan Shalat Berjamaah

LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya setelah menberlakukan edaran terkait berbahasa Aceh termasuk surat menyurat yang bersifat internal kepada seluruh jajaran di Kota Lhokseumawe hingga sampai ke lembaga pendidikan dan para keuchik wajib menggunakan bahasa Aceh.

Kini, Suaidi Yahya mulai Rabu (19/9/2019) kembali mengeluarkan surat edaran tentang “Gerakan Shalat Berjama’ah Diawal Waktu“.

“Dimana edaran tersebut dimaksudkan agar di seluruh perkantoran dan juga tempat pendidikan agar menghentikan seluruh aktifitas saat azan berkumandang. Setelah shalat berjamaah, maka kegiatan baru dilanjutkan kembali,” ujar Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Kamis (20/9/2019).

Berikut isi Surat Edaran Wali Kota Nomor 418 Tahun 2019 tentang Gerakan Shalat Berjamaah Di Awal Waktu,

Bahwa dalam rangka memakmurkan masjid dan musalla sebagai upaya penerapan pelaksanaan syariat Islam secara kaffah, di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawemaka, dihimbau kepada seluruh yang beragama Islam agar ikut menggalakkan Gerakan Shalat Berjamaah Diawal Waktu.

Dengan mentaati ketentuan sebagai berikut:

  1. Menghentikan segala bentuk kegiatan pada saat azan berkumandang dan melanjutkan kembali aktifitas setelah melaksanakan shalat fardhu secara berjamaah.
  2. Bagi organisasi perangkat daerah yang jauh dari lokasi masjid agarmenyediakan ruangan khusus atau musalla beserta fasilitasnya untuk pelaksanaan shalat berjamaah.

Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Wali Kota Lhokseumawe

Suaidi Yahya. (*)

Comments

comments

makan jeruk