26 Februari 2019
redaksi pelita 8 (2971 articles)

Unimal Tuan Rumah Sosialisasi Manajemen Inovasi di Perguruan Tinggi

LHOKSEUMAWE – Universitas Malikussaleh (Unimal) mendapat kepercayaan dari Direktorat Sistem Inovasi, Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Rancangan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Manajemen Inovasi di Perguruan Tinggi dan Tatacara Pengisian Borang Data Inovasi, yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, (28/2/2019), di Gedung ACC Unimal, Lhokseumawe.

Kegiatan sosialisasi untuk perguruan tinggi Aceh dan Sumatera Utara tersebut akan dibuka oleh Rektor Universitas Malikussaleh, Dr Herman Fithra, dengan narasumber Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Dr Ir Ophirtus Sumule DEA bersama 5 orang tim dari Direktorat Sistem Inovasi Kemenristekdikti. Dimana kegiatan tersebut rencananya akan diikuti oleh 89 perguruan tinggi dari Aceh dan 98 perguruan tinggi dari Sumatera Utara.

“Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti telah mengundang 89 perguruan tinggi dari Aceh dan 98 perguruan tinggi dari Sumatera Utara untuk hadir ke Unimal, untuk mengikuti sosialiasi 2 kegiatan tersebut”. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dr Ibrahim Qamarius, Selasa, (26/2/19).

Pada kegiatan sosialisasi tersebut juga akan dilakukan Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Klaster Inovasi Produk Unggulan Daerah. Adapun produk unggulan daerah sekitar kampus Unimal yang diusulkan ke Direktorat Sistem Inovasi Kemenristekdikti antara lain Klaster Inovasi Industri Kopi, Klaster Inovasi Industri Coklat, Klaster Inovasi Industri Tepung Ikan, Klaster Inovasi Tas Motif Aceh, dan klaster inovasi lainnya.

Setelah FGD dibuka oleh Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Dr Ir Ophirtus Sumule DEA, selanjutnya Unimal dan stakeholder akan melanjutkan FGD secara bekelanjutan untuk terwujudnya klaster inovasi berbasis produk unggulan daerah. Untuk itu sangat membutuhkan kolaborasi dan sinergitas antar stakeholders, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan media yang dikenal sebagai model kolaborasi penta helix. (*)

Comments

comments