11 Mei 2018
redaksi pelita 8 (2745 articles)

TPID Lhokseumawe Awasi Distribusi Barang Jelang Ramadhan

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Lhokseumawe, akan mengawasi kelancaran dan distribusi barang kebutuhan pokok sebagai upaya menekan gejolak harga selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriah.

LHOKSEUMAWE  – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Lhokseumawe, akan mengawasi kelancaran dan distribusi barang kebutuhan pokok sebagai upaya menekan gejolak harga selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe Yufrizal mengatakan, dalam pertemuan beberapa waktu lalu bahwa TPID akan mengawasi kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dalam upaya menstabilisasi stok dan harga selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) serta kajian Bank Indonesia, dalam 5 tahun terakhir beberapa komoditas pangan selalu mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri, antara lain daging sapi, cabai merah, beras, daging ayam ras dan bawang merah.

“Momentum hari besar keagamaan khususnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri memang mendorong kenaikan permintaan barang dan jasa yang menyebabkan kenaikan harga,” kata Yufrizal di Lhokseumawe, Jumat (11/5).

Hal ini mendorong TPID Kota Lhokseumawe, untuk menyusun langkah strategis dalam upaya mengatasi gejolak harga selama periode dimaksud.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah inisiasi kerja sama perdagangan antar daerah pemasok bahan makanan, penguatan basis data stok dan kebutuhan konsumsi masyarakat, penyederhanaan aturan bongkar muat barang, inspeksi harga ke pasar dan penyelenggaraan kegiatan pasar murah di beberapa titik,” pungkasnya. (*)

Editor : R Mirza

Comments

comments