26 Februari 2018
redaksi pelita 8 (2598 articles)

TNI AL Lhokseumawe Ajak Panglima Laot Sinergis Jaga Maritim

Komandan Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) M Sjamsul Rizal, mengajak Panglima Laot di Aceh yang ada di wilayah kerja Lanal Lhokseumawe, untuk bersama-sama menjaga kawasan maritim setempat di Mako Lanal Lhokseumawe, Paloh Igeuh, Aceh Utara, Senin (26/2/2018).

LHOKSEUMAWE – Komandan Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal, mengajak 35 orang Panglima Laot (perangkat hukum adat laut di Aceh) yang ada di wilayah kerja Lanal Lhokseumawe, mulai dari Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa hingga Kabupaten Aceh Tamiang, untuk bersama-sama didalam menjaga kawasan maritim setempat di Mako Lanal Lhokseumawe, Paloh Igeuh, Aceh Utara, Senin (26/2).

Dalam pertemuan antara para panglima laot dan pihak Lanal Lhokseumawe, Dan Lanal Lhokseumawe juga didampingi oleh  Pasintel Mayor Laut (T) M. Ridwan, Paspotmar Kapten Laut (KH) Fahrizal, Kasatkom. Lettu Laut (P) Surya Darma dan para Komandan Posal dijajaran Lanal Lhokseumawe.

Tujuan dilakukannya silaturahmi dan tatap muka dengan para panglima laot di wilayah Lanal Lhokseumawe tersebut adalah untuk menjaga silaturahmi dan juga mengajak para pemangku adat laut di wilayahnya itu, untuk bersama-sama didalam menjaga kawasan perairan.

Beberap poin penting yang disampaikan kepada para panglima laot tersebut, antara lain, untuk selalu bersinergis dan saling memberikan informasi terhadap berbagai perkembangan di laut, baik pelanggaran hukum dan juga kegiatan lainnya diwilayah perairan.

Serta mengajak para panglima laot untuk bersama-sama memerangi penyelundupan narkoba dan senjata melalui jalur laut. “Kita juga memberikan informasi dan edukasi kepada para pemangku adat laut di Aceh tentang batas-batas wilayah perairan Indonesia dan zona perairan, ungkap Letkol Sjamsul.

Selain itu juga diberikan pemahaman tentang tugas dan tangung jawab TNI AL, baik sebagai alat pertahanan negara dibidang laut dan juga sebagai salah satu institusi penegakan hukum dilaut.

“Beragam informasi sekaligus edukasi ini kita sampaikan kepada panglima laot, agar informasi tersebut dapat diteruskan kepada nelayan diwilayah masing-masing,” pungkas Letkol Laut (P) Sjamsul Rizal.

Oleh karena itu, wilayah perairan memegang posisi penting dan strategis, baik dari segi pertahanan maupun dari segi pembangunan. Sehingga sinergitas antara pemangku adat laot dan TNI AL didalam upaya menjaga wilayah maritim secara lebih baik dari berbagai ancaman buruk.

Penulis : Rahmat Mirza
Editor  : Fazil

Comments

comments