28 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2811 articles)

TNI AL Gembleng mahasiswa KKN Kebangsaan di Pantai Klara

Mahasiswa peserta KKN Kebangsaan mengikuti pembekalan di Lanal Lampung

LAMPUNG – 8 mahasiswa Unimal peserta KKN Kebangsaan sudah mulai melakukan pengabdian di desa-desa dalam wilayah propinsi Lampung, mereka bergabung bersama 600 mahasiswa lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Sebelum diturunkan ke lokasi pengabdian peserta KKN kebangsaan tersebut terlebih dahulu oleh digembleng oleh TNI Angkatan Laut (AL) selama dua hari di Pangkalan AL (Lanal) pantai klara, Lampung.

Selain disiplin militer, peserta juga mendapat pelatihan bela negara, wawasan kebangsaan, materi kemaritiman dan mengikuti aksi kemanusiaan.

Pembekalan di ikuti oleh sekitar 600 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia 8 diantaranya dari Universitas Malikussaleh

Selama pelatihan peserta di pandu langsung prajurit TNI AL, mereka bermalam di pantai Klara yang terbagi 16 pleton terdiri dari 9 peleton putri dan 7 peleton putra.

Komandan Lanal Lampung Kolonel Laut Albertus Agung Priyo S berharap usai pembekalan ini, sikap disiplin mahasiswa akan meningkat dan siap diturunkan ke desa-desa untuk melakukan pengabdian.

Sesuai rencana, mahasiswa akan mengabdi desa sekitar satu bulan terhitung 23 Juli sampai 26 Agustus 2018.

Pantai Klara
Panitia KKN Kebangsaan 2018, Universitas Negeri Lampung (UNILA) sengaja memilih pantai klara sebagai tempat pembekalan mahasiswa peserta KKN karena lokasi ini sedang ramai di perbincangkan dikalangan peminat wisata laut.

Pantai Klara yang menjadi lokasi pembekalan mahasiswa KKN Kebangsaan tahun 2018

Selain pantainya yang indah TNI AL yang berpangkalan disini juga telah menyulap lokasi ini menjadi destinasi wisata yang layak dikunjungi.

    Peserta KKN kebangsaan di pantai Klara

Dermaga yang di cat dengan warna pelangi semakin memanjakan mata pengunjung, sehingga ada juga yang menyebut kawasan ini dengan julukan dermaga pelangi.

Dermaga pelangi di pantai KlaraKonon kawasan ini dulunya banyak pohon kelapa yang tumbuh rapat, sehingga ada masyarakat yang menyebut kawasan kelapa rapat, yang pada akhirnya di singkat menjadi Klara.

Penulis : Bahagia & M.Ikhsan*/ZS

Comments

comments