28 Desember 2019
redaksi pelita 8 (3372 articles)

Terpental Saat Petir, IRT di Pirak Timu Tak Sadarkan Diri Hingga Dirujuk ke RS Cut Mutia

ACEH UTARA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Gampong Rayeuk Pange, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Fitriani (26) terpaksa dirujuk ke RSUD Cut Mutia setelah tak sadarkan diri akibat terpelanting saat terjadi petir, Sabtu (28/12/2019).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Korban yang sedang hamil itu terpelanting ke lantai saat bersamaan dengan dentuman petir.

“Waktu kejadian, korban sedang memblender gula untuk membuat kue. Setelah itu korban dilarikan ke Puskesmas Matangkuli untuk pertolongan awal. Ibu korban tidak mengetahui persis apakah korban terpelanting akibat tersengat listrik atau bukan,” kata Amir Hamzah.

Amir Hamzah menjenguk langsung korban saat dirawat di Puskesmas Matangkuli. Namun mengingat perlu penanganan medis yang lebih spesialis, apalagi korban dalam keadaan hamil tua (delapan bulan), maka pihak medis Puskesmas itu merujuk korban ke RSUD Cut Mutia di Buket Rata Lhokseumawe.

“Saya ikut menemani korban dan keluarganya hingga ke RSUD Cut Mutia. Menurut kakak korban, Rosdiana, tidak terlihat ada tanda-tanda bintik hitam atau merah pada tubuh korban akibat kejadian itu. Apakah ada kaitannya dengan dentuman petir, yang jelas korban harus dirujuk ke RSUD Cut Mutia,” ujar Amir Hamzah.

Amir menambahkan, korban saat ini masih tinggal seatap dengan orangtuanya, Nursiah (65). Sementara suaminya sudah merantau ke Malaysia untuk mencari rezeki memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

“Menurut cerita kakaknya, korban sambil menunggu kelahiran anak pertamanya, hari-hari membuat kue, karena selalu menerima pesanan kue kacang. Memang korban hobinya buat kue. Kebutulan hari ini ada pesanan, ya seperti biasanya korban terlebih dahulu mempersiapkan bahan mulai memblender gula dan sebagainya,” pungkas Amir Hamzah.[]

Comments

comments

makan jeruk