26 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2745 articles)

Terlibat Korupsi Pengadaan Sapi, 3 Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan Ke Kejati Aceh

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (kiri) menyerahkan berkas penyidikan korupsi pengadaan sapi dan tersangka ke Jaksa Penuntut Umum, Kejari Lhokseumawe, Azir, di Banda Aceh, Kamis (26/7/2018). Foto/Ist

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe menyerahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana korupsi penyaluran bantuan ternak yang disalurkan melalui Dinas Kelautan Perikanan dan Perternakan Kota Lhokseumawe bersumber dari APBK Kota Lhokseumawe tahun 2014 ke Kejaksaan Tinggi Aceh, di Banda Aceh, Kamis (26/7).

Ketiga tersangka korupsi itu antara lain Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Lhokseumawe, drh. Rz, dan dua anak buahnya, drh. DH (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan drh. IM (Pejabat Pembuat Komitmen).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu menyebutkan, dugaan kasus korupsi bantuan ternak tersebut sudah mangkrak dalam proses sekitar tiga tahun dan saat ini sudah clear.

“Tadi sudah kita serahkan tersangka dan barang bukti kasus korupsi bantuan ternak itu ke Kejati Aceh, di Banda Aceh,” kata Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu.

Anggaran untuk pengadaan sapi itu menggunakan dana APBK Lhokseumawe tahun 2014 sebesar Rp 14,5 miliar. Hasil audit BPKP Perwalikan Aceh, kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp 8,1 miliar lebih.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), ayat (3) Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Subs pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

“Kami sudah serahkan tiga tersangka dan berkas penyidikan (tahap II) sebanyak enam tong besar yang diterima langsung oleh Kajari Lhokseumawe, M Ali Akbar di kantor Kejati Banda Aceh. Sekarang kita tunggu proses persidangannya,” ujar AKP Budi.

Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, M Ali Akbar mengatakan, penahanan dilakukan di Banda Aceh mengingat persidangan kasus tindak pidana korupsi digelar sana. “Setelah diserahkan oleh penyidik polisi langsung kita tahan di Banda Aceh agar memudahkan proses persidangan,” sebut M Ali.

Dia menyebutkan, kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan sapi itu ditangani Polres Lhokseumawe dan sudah dinyatakan lengkap. Tersangka drh. Rz dan drh. DH ditahan di Lapas Kajhu Aceh Besar, sementara drh. IM di Lapas Perempuan Lhok Nga, Aceh Besar, pungkasnya.

Penulis : Rahmat Mirza
Editor  : Faziel

Comments

comments