9 Agustus 2018
redaksi pelita 8 (2891 articles)

Terlibat Kasus Penipuan, Bacaleg di Aceh Utara Diamankan Polisi

Terlibat Kasus Penipuan, Bacaleg di Aceh Utara Diamankan Polisi di Mapolsek Dewantara.

ACEH UTARA – Seorang Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg) di Aceh Utara, MR (32) tahun, bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRK Aceh Utara ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polsek Dewantara. Bacaleg dari Daerah Pemilihan 4 tersebut ditangkap karena diduga terlibat penipuan dan penggelapan sepeda motor.

Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan mengatakan, MR (32) yang merupakan warga Desa Dakuta, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara itu diamankan pihak kepolisian atas kasus penipuan dan penggelapan sebuah sepmor yang dilaporkan oleh seoarang IRT asal Dewantara.

“MR kita tangkap kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, sesuai laporan Fitriani (31) tahun, sebagai korban tanggal 08 Agustus 2019 lalu. Dalam laporannya korban tidak terima atas perbuatan pelaku karena mengalami kerugian material sebesar Rp22 juta,” kata Ahzan di Lhokseumawe, Kamis (9/8).

Kerugian yang menimpa korban berawal saat MR meminjam uang sebesar Rp10 ribu untuk membeli bensin. Usai meminjam uang, pelaku kembali meminjam motor korban dengan alasan ingin pergi membeli bensin.

“Karena tidak menaruh curiga korban pun meminjamkan motor kepada pelaku yang saat itu datang ke rumahnya di Gampong Bluka Teubai, bersama seorang rekannya,” ujar Ahzan.

“Pelapor tidak menaruh curiga apapun terhadap tersangka, sehingga pelapor menyerahkan uang beserta sepmor miliknya kepada tersangka MR,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah sepmor berada ditangan tersangka, tak kunjung kembali. Hingga akhirnya korban menghubungi pelaku dan meminta mengembalikan sepeda motor Vario miliknya yang dipinjam, namun MR bersikeras dan tidak mau memberikan sepmor itu kembali dengan alasan suami korban memiliki hutang kepada pelaku yang belum dilunasi.

“Saat ini tersangka dan barang bukti satu unit sepeda motor sudah kita amankan di Mapolsek Dewantara untuk dilakukan proses lanjutan,” pungkas Ahzan.

Editor : R Mirza

Comments

comments