11 September 2017
redaksi pelita 8 (2059 articles)

Tari Saman dan Seni Debus Menajubkan Dalam Operasi TNI di Aceh Utara

 

Penampilan debus saat Penutupan Operasi Teritorial TNI ke-72 Tahun 2017 di lapangan Bola Kaki Keude Simpang Keuramat Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Senin (11/9).

ACEH UTARA– Penampilan kesenian khas dataran tinggi gayo debus berhasil membuat decak kagum ribuan masyarakat Aceh Utara saat menyaksikan aksi tersebut.

Aksi mengerihkan itu hadir di tengah-tengah acara Penutupan Operasi Teritorial TNI (Opster) TA. 2017 Wilayah Kodim 0103/Aut serta Korem 011/Lilawangsa, di lapangan Bola Kaki Keude Simpang Keuramat Kecamatan Simpang Keuramat Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/9).

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono mengatakan, pada penutupan Opster TNI saat ini tak hanya Seni debus, beberapa pertunjukan diantaranya penampilan Silat dan Rapai oleh Dayah Modern Misbahul Ulum Paloh Lhokseumawe.

Penampilan Colour Guard dari SD Negeri 12 Banda Sakti Kota Lhokseumawe, tari pukat oleh Polwan Polres Aceh Utara dan penampilan tari saman dan Debus Binaan dari Kodim 0113/Gayo Lues.

Upacara tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Sementara (WS) Panglima Kodam IM Brigjen TNI Rachmat Pribadi dan dihadiri oleh Lima Ribu masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, tuturnya.

Sebanyak 200 penari saman asal Negeri Seribu Bukit Gayo Lues ikut tampil pada acara penutupan Operasi Teritorial (Opster) TNI Ta 2017 Wilayah Kodim 0103/Aceh Utara Korem 011/Lilawangsa, di Lapangan bola, Desa Keude Simpang Empat, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, Senin(11/9).

“Para pemain tari saman ini merupakan sebagian kecil yang telah memperoleh rekor muri beberapa waktu yang lalu, memang sengaja kita datangkan dari tanah gayo serta pelaku seni debus berasal dari warga masyarakat desa kutalitang,” kata Agus Firman Yusmono.

Sebanyak 200 penari saman asal Negeri Seribu Bukit Gayo Lues merupakan pagelaran tari tradisional Saman mampu menghipnotis para penonton saat menyaksian aksinya dengan gerakan cepat tetapi mampu seirama.

Selain itu, tambah Danrem, tampilnya Dabus dan Tari Saman dari Gayo Lues di Lhokseumawe di dukung penuh Bupati Gayo Lues, Dinas Pariwisata dan Kodim 0113/Gayo Lues. Pelestarian budaya Nusantara ini terus dilakukan bukan saja oleh masyarakat akan tetapi TNI disetiap kegiatan. (*)

Comments

comments