23 November 2017
redaksi pelita 8 (2387 articles)

Survey Kepuasan Lingkungan PT PIM

Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal.

ACEH UTARA – Tahun ini PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali mengadakan Survey Kepuasan Lingkungan (SKL). PT PIM juga terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar perusahaan. Kegiatan survey tersebut dilaksanakan di Gedung Pertemuan Komplek PIM, Kamis (23/11/2017).

Sejak tahun 2009 PT Pupuk Indonesia mengharuskan perusahaan-perusahaan yang dinaunginya seperti, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Srwijaya Palembang, Pupuk Kaltim, Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang dan Rekayasa Industri untuk mengadakan Survey Kepuasan Lingkungan (SKL).

Hal ini sebagai wujud komitmen peningkatan kualitas hubungan dan pengelolaan komunitas seluruh grup Pupuk Indonesia dengan lingkungan di sekitar perusahaan serta melihat respon masyarakat atas peran, kontribusi dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Survey tersebut dihadiri beberapa mitra binaan PIM dan 170 responden dari enam desa lingkungan sekitar perusahaan yakni, Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Keude Kreung Geukueh, Blang Naleung Mameh dan Blang Mee.

Selain itu, turut dihadiri Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal, Tim Peninjau SKL PT PIM dari anggota Holding PT Pupuk Indonesia (Persero), Muspika Dewantara, Tokoh Ulama Aceh Utara Tgk H Mustafa Ahmad (Abu Paloh Gadeng), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Mukim dan para Geuchik dalam wilayah desa binaan.

Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal dalam sambutannya mengatakan, ditengah berbagai kesulilatan yang dihadapi PT PIM sekarang ini namun kepedulian terhadap lingkungan tetap selalu diperhatikan. “PIM menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan perusahaan dalam menjalankan usaha, antara lain berkat dukungan masyarakat sekitar lingkungan perusahaan. Hubungan yang harmonis diantara keduanya tentu menjadi harapan bersama,” ungkap Usni Syafrizal.

Mengenai dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Usni meminta masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga keamanan. Program KEK bisa berjalan aman. “Coba bayangkan, bila KEK berjalan seperti yang sudah dijadwalkan, 20.000 sampai 30.000 tenaga kerja akan terserap,” kata Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal.

Sementara itu, Manager Departemen Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT PIM Zulhadi dalam laporannya mengatakan, bahwa tahun 2017 PT Pupuk Iskandar Muda telah menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk kepada masyarakat lingkungan perusahaan.

Bantuan tersebut antara lain, pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa modal usaha, bantuan pendidikan berupa beasiswa untuk 64 orang, beras sejumlah 58.680 ton pada enam desa lingkungan, pembangunan 8 dayah dan 21 mesjid, pembuatan sumur bor, serta instalasi listrik bagi 74 meunasah dan mesjid desa lingkungan.

“PT PIM juga melakukan kerjasama dengan Universitas Malikussaleh dalam hal pembuatan social mapping masyarakat Aceh Utara, khususnya daerah lingkungan sekitar PT PIM. Melalui social mapping ini, PIM dapat mengetahui keadaan sosial demografis masyarakat secara komprehensif,” ujar Zulhadi.

Survey Kepuasan Lingkungan ini juga merupakan bentuk keterbukaan yang dilakukan PIM setiap tahun. Beberapa mitra binaan PIM dan 170 responden dari enam desa lingkungan sekitar perusahaan lingkungan diundang.

Survey dilakukan oleh responden dengan mengisi kuesioner yang telah disiapkan. Misalnya terhadap hubungan PT PIM dengan masyarakat sekitar dalam hal pendekatan, kejelasan informasi, sikap dan perilaku karyawan. Begitu juga terhadap pencegahan pencemaran, tanggapan dalam menindaklanjuti keluhan, kritik, saran dan harapan. Serta cara PT PIM dalam menjaga dan memelihara dan menjalin silaturahmi.

Camat Dewantara Amir Hamzah.

Selain itu, Camat Dewantara Amir Hamzah ikut memberi apresiasi terhadap kepedulian PT PIM terhadap lingkungan. “Memang luar biasa, ditengah kesulitan ternyata membawa berkah juga. Santunan kepada fakir miskin, anak yatim, bantuan rumah dhuafa, sarana pendidikan baik agama maupun pendidikan umum tidak surut,” ungkap Camat Amir.

Amir Hamzah juga mengharapkan, PT PIM dan masyarakat dapat bekerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Seperti dalam pidatonya, Bapak Direksi SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif mengingat KEK Arun Lhokseumawe akan segera beroperasi.

“Karena KEK Arun Lhokseumawe menjadi sebuah peluang yang bagus sekaligus tantangan bagi semua pihak yang berada di dalamnya,”  harap Camat Dewantara. (*)

Comments

comments