9 Januari 2017
redaksi pelita 8 (2894 articles)

Ribuan Warga Aceh Utara Padati Acara Silaturrahmi Partai Aceh di Panton Labu

LHOKSUKON – Ribuan masyarakat Aceh Utara yang berasal dari Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Langkahan dan Baktiya, memadati acara silaturrahmi politik Partai Aceh yang berlangsung di halaman kota Panton Labu, Senin malam (9/1/2017). Acara tersebut dikemas dalam pelantikan Komite Pemenangan Partai Aceh (KPPA), Peusijuek calon bupati-wakil bupati Aceh Utara, serta orasi politik oleh Panglima KPA Pasee, Teungku Zulkarnaini Bin Hamzah.

Dalam orasi politik Teungku Ni menyampaikan sejarah perjuangan Gerakan Aceh Merdeka hingga berakhir di meja perundingan dan berdamai dengan Republik Indonesia. Kemudian, dirinya juga menjelaskan kepada warga dilokasi tersebut bagaimana sulitnya lahirnya Partai Aceh.

“Lahirnya Partai Aceh tidak dibalut dengan kain sutra, tidak bisa dibeli dengan uang melainkan darah pejuang-pejuang yang berjuang untuk mensejahterakan rakyat Aceh. Saat ingin berdamai di meja perundingan, pihak Indonesia sempat tidak mau mensetujui lahirnya partai lokal di Aceh, jadi kami mengajak masyarakat Aceh untuk tetap setia berjuang demi kemakmuran melalui Partai Aceh,” ungkapnya.

Sementara calon wakil bupati Aceh Utara yang diusung Partai Aceh, Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh Utara yang menghadiri acara tersebut untuk melihat langsung calon kepala daerahnya. Lalu, dirinya juga mengajak warga jangan mau dikelabui oleh calon-calon lain yang memberikan janji-janji manis untuk meraih kursi Bupati atau Wakil Bupati.

“Pilihlah yang sudah terbukti, ini saatnya untuk lanjutkan membangun. Coba Anda bayangkan pembangunan pasca perdamaian dan sebelum perdamaian, bayangkan juga sebelum dipegang oleh GAM dan sesudahnya. Lima tahun ditangan Cek Mad, beliau sudah membangun pondasi dan saatnya sekarang untuk mengikat bata dan atap sehingga menjadi sebuah rumah yang cantik untuk kita huni bersama,” ujar Cawabup yang dikenal dermawan tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan Panglima Muda Daerah IV Teungku Chiek di Tunong, Muhammad Jhony, dirinya mengatakan bahwa perjuangan Aceh belum selesai dan mengajak masyarakat untuk sama-sama berjuang meraih kesejahteraan dan melahirkan kemakmuran bagi rakyat Aceh.

“Beberapa waktu lalu ada pihak-pihak yang merusak rumah pribadi saya, itu adalah pihak-pihak yang ingin merusak perdamaian yang sudah ada di Aceh. Saya yakin masyarakat Aceh Utara masih ingin menikmati perdamaian ini, dan masih tetap setia memenangkan calon-calon pemimpin dari Partai Aceh,” ungkap Jhony, yang juga Juru Bicara KPA Pasee tersebut.

 

Comments

comments