26 Februari 2018
redaksi pelita 8 (2894 articles)

PT PIM Gandeng Dua Perusahaan Bangun Pabrik NPK

Direktur Utama PT PIM Achmad Fadhiel. Pelita8/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sudah mendapatkan izin untuk membangun pabrik pupuk NPK atau Nitrogen (N), Fosfat (P), dan Kalium (K) di  kawasan pabrik sekarang.

Jumlah dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pabrik tersebut Rp 1,6 trilun, karena itu PIM menggandeng dua perusahaan lain untuk membangun pabrik itu yang direncanakan ground breaking (pelatakan batu pertama) pada pertengahan 2018 dan ditargetkan dapat beroperasi awal 2020.

“Dua perusahaan lain yang digandeng PIM adalah PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan  Jordan Phospate Mining Corporation (JPMC),” ujar Direktur Utama PIM Achmad Fadhiel dalam wawancara usai peringatan HUT PIM ke-36, Senin (26/2).

Selama ini petani di Aceh dan Sumatera itu memperoleh pupuk NPK dari pihak swasta.

Karena lokasi pemasarannya dekat, kita ingin membangun pabrik NPK kerjasama dengan dua perusahaan lainnya, yaitu PT Kaltim dan JPMC. Kita sudah mendapatkan izin dan direncanakan semester kedua sudah dapat dibangun.

“Kami harapkan rencana pembangunan pabrik NPK ini dapat berjalan sebagaimana diharapkan, karena akan membuka peluang lapangan kerja karena jumlah karyawan PIM akan bertambah menjadi antara 2.000 hingga 3.000 orang dan tetap diutamakan putra daerah,” pungkas Dirut PIM didampingi sejumlah Direksi. []

Comments

comments