25 Agustus 2016
redaksi pelita 8 (3107 articles)

Polres Lhokseumawe Buru Tiga Bandar Sabu

 

 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman (Kanan) bersama Wakil Kepala Polres Komisaris Polisi Moch Isharyadi, memperlihatkan narkoba jenis sabu seberat 41 kg di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (25/8), Foto: Zielva

 

Lhokseumawe- Polres Lhokseumawe, berhasil menangkap seorang bandar sabu berinisial M (22) warga Desa Meunasah Tunong Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe,  serta barang bukti sebanyak 41 kg sabu-sabu, Selasa (23/8) dini hari.

Penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat setempat, tampak gerak-gerik tersangka yang mencurigakan, lalu sekitar pukul 24.00 WIB, aparat Satuan Reserse Narkoba dan Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe, berhasil menangkap tersangka bandar sabu tanpa adanya perlawanan, serta barang bukti sabu seberat 41 kg.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, mengatakan, pihaknya juga sedang melakukan pengembangan bahwa ada tiga tersangka lagi yang diburu dengan berinisilanya BD, AM dan G warga Kota Lhokseumawe.

Hendri Budiman menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka M bahwa dirinya sebagai penjaga barang, namun seperti diketahui bahwa keterlibatan tersangka dalam kasus ini sudah lama, memang tersangka M salah satu jaringan penyelundupan sabu diwilayah Aceh khususnya Kota Lhokseumawe,katanya, kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (25/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Lanjutnya, sementara ketiga tersangka lainnya itu ada yang pemilik barang dan juga sebagai pemasok, sedangkan barang (Sabu) tersebut direncanakan akan dibawa ke beberapa wilayah selain Kota Lhokseumawe.

“Kalau ancaman hukumannya minimal lima tahun, maksimal 20 tahun atau seumur hidup dan bahkan sampai hukuman mati,” ungkap Hendri Budiman.

 

Penulis : Zielva

Editor  : MG

 

Comments

comments

makan jeruk