16 Juli 2017
redaksi pelita 8 (2059 articles)

Polisi Bekuk Bandar Ganja Di Bathupat

LHOKSEUMAWE – Anggota Polres Lhokseumawe bekuk tiga pelaku diduga bandar dan pengguna narkoba jenis ganja di lokasi berbeda dalam kawasan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Minggu (16/7).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops Kompol Ahzan menjelaskan penangkapan tiga perlaku dibekuk disaat petugas kepolisian melakukan patroli keliling dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Ada dua tim saat itu sedang patroli antaranya Anggota Tim Star dan Tim Anggota Sabhara Polres setempat,” Ucapnya.

Kompol Ahzan menambahkan awalnya Tim Star melakukan patroli di seputaran Kota Lhokseumawe, sedangkan Tim Sabara berpatroli wilayah barat di daerah Bathupat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Disaat tim star berpatroli di seputaran kota Lhokseumawe, pihak polisi melihat ada sekelompok pemuda sedang bermain permainan tusot di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Melihat geregak mencurigakan pihak polisi mencoba mendekati tempat tersebut, bahkan sekelompok pemuda yang melihat anggota Tim Star ada beberapa orang melarikan diri, Sedangkan satu orang tidak kabur.

Disaat dilakukan pemeriksaan, anggota tim Star menemukan barang bukti satu paket kecil ganja disaku celana pelaku berinisial R (24) warga Kota Lhokseumawe. Kemudia pelaku langsung di bawa ke Mapolres untuk di mintai keterangan selanjutnya.

Menjelang beberapa menit, giliran tim sabhara polres Lhokseumawe membekut M (25) warga Kota Lhokseumawe serta memgamankan barang bukti satu paket kecil daun ganja kerim.

Kemudian pihak polisi mintai keterangan dan perkembangan di tempat dari mana ganja itu didapatkan. Setelah itu, pihak kepolisian mengamankan bandar narkoba berinisial B (41), Selain membekuk pelaku, pihak polisi mendatangi rumah pelaku serta melakukan pemeriksaan dan pengelesahan.

Didalam rumah pelaku, polisi menemukan barang bukti daum ganja kering sebanyak.1,5 Kg. Setelah itu kedua nya juga diboyong ke Mapolres Lhokseumawe.

Penulis : M. Alwi

Comments

comments