1 Desember 2018
redaksi pelita 8 (2894 articles)

Peringati HUT Armada Ke-73, Lanal Lhokseumawe Adakan Lomba Perahu Tradisional

Sejumlah peserta lomba dayung sampan tradisional dalam rangka hari armada ke 73, yang digelar oleh Lanal Lhokseumawe, di Sungai Krueng Cunda, Sabtu (1/12/2018).Pelita8/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE  – Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe dengan Pemko Lhokseumawe menyelenggarakan perlombaan perahu dayung tradisional dalam rangka HUT ke-73 Armada RI, yang digelar di bawah jembatan sungai Cunda yang bertempat di Kota Lhokseumawe, Sabtu (01/12).

Lomba dayung perahu tradisional beregu tiga orang, yang diikuti 165 peserta atau sebanyak 55 tim perahu dayung tradisional, dari masyarakat dan Instansi yang berada di wilayah kerja Lanal Lhokseumawe.

Pelepasan Start lomba perahu dayung tradisional oleh Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Bupati Aceh Utara Muhammad Tahib dan didampingi oleh unsur Muspida kota Lhokseumawe.

Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengatakan, Pemerintah Kota mengucapkan selamat HUT Armada RI ke-73. Event perahu dayung tradisional ini untuk melestarikan tradisi masa lalu supaya tidak dilupakan oleh generasi muda saat ini.

Sejumlah peserta lomba dayung sampan tradisional dalam rangka hari armada ke 73, yang digelar oleh Lanal Lhokseumawe, di Sungai Krueng Cunda, Sabtu (1/12/2018).Pelita8/Rahmat Mirza

Selain itu, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) Muhammad Sjamsul Rizal mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Armada RI ke 73, yang jatuh pada tanggal 05 Desember 2018, kita menggelar lomba dayung sampan tradisional sebagai upaya mengalakkan kecintaan masyarakat kepada maritim.

“Para peserta yang mengikuti lomba bisa secara sportif, menang kalah bukanlah tujuan utama namun silaturahmi antara TNI AL dan masyarakat,” kata Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Sjamsul Rizal didampingi Paspotmar Kapten Laut (KH) Fahrizal, selaku Ketua Panitia.

Kegiatan lomba dayung sampan tradisional tersebut, selain bertujuan untuk menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat terhadap maritim, juga untuk menggali dan melestarikan budaya masyarakat pesisir agar tetap lestari.

Oleh karena itu, ucapan terimakasih kepada Walikota Lhokseumawe atas dukungannya sehingga acara lomba perahu dayung dapat terlaksana dan mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan untuk kelancaran acara ini.

Kegiatan Lomba Dayung diikuti oleh berbagai lapisan Masyarakat mulai dari TNI/Polri, Instansi Pemerintah, Masyarakat Maritim, Mahasiswa, Pelajar dan organisasi kemasyarakatan.

Dayung sampan ini adalah salah satu olahraga perairan atau olahraganya masyarakat Maritim yang mana masyarakat Aceh dikenal dengan Pelaut ulung yang salah satunya Laksamana Malahayati sebagai Laksamana Wanita pertama yang dilahirkan didunia.

Pada kesempatan itu, Danlanal Lhokseumawe juga berharap, kegiatan perlombaan dayung sampan tradisional di Lhokseumawe dapat menjadi agenda rutin dalam menggalakkan kecintaan masyarakat terhadap maritim dan juga dapat menjadi salah satu agenda wisata di Kota Lhokseumawe.

Kepada pemenang selain diberikan trophy juga diberikan hadiah uang pembinaan jutaan rupiah, kata Danlanal Lhokseumawe.

Berikut pemenang katagori Instansi:

Juara I:  Polres Lhokseumawe,
Juara 2: Lanal Lhokseumawe
Juara 3 : Brimob Jeulikat
Juara 4 : Sat Radar.

Pemenang katagori Umum:

Juara 1 : Seuneuddon
Juara 2 : Pusong
Juara 3 : Posal Krueng Geukueh
Juara 4 : Keuramba.

Penulis : Rahmat Mirza
Editor  : Zielva

Comments

comments