1 Juli 2017
redaksi pelita 8 (2059 articles)

Pengurus GARAM Galang Dana Pemulangan Jenazah TKI Wanita Aceh Utara dari Malaysia

Suami dan Dua Putri Almarhum Halimah di ruang rawat Hospital Kuala Lumpur, Malyasia

ACEH UTARA – Halimatus Sadiah (24) warga Kecamatan Dewantara, Aceh Utara merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) wanita di Malaysia menghembuskan nafas terakhir di Hospital Kuala Lumpur (HKL), Kuala Lumpur, Malyasia, Jumat (30/6/2017) sekira pukul 16:00 waktu setempat. Karena menderita penyakit Pneumonia (radar paru-paru atau paru-paru basah).

Pengurus Facebook di Grup Anak Rantau Acheh Malaysia (GARAM), Samsuddin akrab di sapa Sem Diego mengatakan Halimah menderita penyakit radar paru-paru atau paru-paru basah, penyakit tersebut sudah dideritanya selama tujuh bulan, tapi dalam sua minggu terakhir ini penyakit itu semakin parah.

“Kemudian salah satu anggota facebook yang bergambung di GARAM, Rahmad membawa Halimah untuk berobat ke Hospital Kuala Lumpur pada hari Jumat 29 Juni 2017 dengan jaminan membayar RM 1.400 atau setara Rp 4,2 juta rupiah,” Ujarnya.

Dia menambahkan selama di hospital Halimah di dampingi suaminya serta beberapa pengurus  GARAM yang berada di Negeri Jiran, Namun, setelah sempat di rawat selama satu hari, Halimah meninggal dunia dan meninggalkan suaminya dan dua putrinya yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ibu.

Almarhumah Halimah terpaksa harus meninggalkan suaminya Abu Bakar (40) serta dua orang putri Fatimah Zura 2,7 tahun dan Malayani umur 5 bulan.

Lanjutnya, selama ini dia mengikuti suaminya yang bekerja di Malaysia sebagai buruh di sebuah perusahaan kilang, disana mereka tinggal di kawasan Tutu Baiduri 51A, Sungai Way Petaling Jaya, Selanggor, Malaysia,” Jelas Sam Diego putra asli Bireuen.

Saat ini pengurus GARAM terdiri dari Sam Diego, Sah Putra Sah, Muhd Nabil Ady Gm dan Tetamu Senja (nama di akun Fb) menlakukan pengalangan mulai media sosial untuk biaya pemulangan jenazah Halimah ke Indonesia.

Jenazah saat ini sudah berada di ruang forensik hospital, selain itu kita juga sudah mengurus surat pemulangan jenazah korban dari Dubes Indonesia di Malyasia, Insya Allah besok jenazah langsung di terbangkan ke Medan, Sumatera Utara.

Untuk memulangkan jenazah, kita membutuhkan dana sekitar RM 4.000 atau sekita Rp 12 Juta, namun saat ini dana masih sangat minim. kita harapkan kepada semua rekan-rekan di grup GARAM agar membantu seiklas mungkin untuk biaya pemulangan jenazah Halimah.

Kemudian Jenazah nantinya akan dikebumikan dan diserahkan kepada keluarga korban yang berada di Kabupaten Rantau Prapat, Sumatera Utara.

Bila dana tersebut melebihi, dana itu nantinya kita akan serahkan ke suami almarhum Halimah untuk dapat membeli kepeluan anaknya yang masih kecil.

Bagi yang ingin membatu serta menyumbang dana, maka dapat di kirim ke MAYBANK no 1621 1592 9556 atas nama Muhammad Hanapi Bin Salih dan BRI no Rekening 3921 0100 7092 536 atas nama Marhaban atau bisa langsung menghubungi 011218858098.

Penulis : M. Alwi

Comments

comments