Rahmat

Pemuda Aceh di Rantau Berharap Pilkada Damai

Rahmat
Penasehat Forma Sumut Rahmat Asri Surfa – Foto: Istimewa

 

MEDAN – Pasca penetapan dan pengumuman pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan kepala daerah pilkada) Aceh 2017 oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP), Senin (24/10) lalu, suhu politik mulai menghangat dan menyita perhatian masyarakat Aceh di perantauan.

Pesta politik menjadi salah satu ajang kompetisi besar bagi para tokoh di daerahnya masing-masing untuk merebut simpati masyarakat agar menjadi pemimpin di daerahnya.

Penasehat Forum Mahasiswa Aceh (Forma) Sumatera Utara, Rahmat Asri Surfa mengatakan Pilkada Aceh 2017 lebih berwarna dengan kehadiran pasangan calon dari non partai (perseorangan) yang di dukung masyarakat namun potensi konflik juga lebih tinggi.

“Kita mengharapkan pilkada damai dan tenteram di Aceh, jangan gara-gara pilkada yang sementara ini kita menggadaikan tali persaudaraan antar sesama, Ini kerap terjadi di lingkungan masyarakat mulai dari menebar fitnah, mencaci maki sampai pembunuhan,” kata Rahmat, Kamis (27/10).

Hal terpenting, selaku pemuda Aceh yang ada di perantauan tanah Batak, semoga pesta demokrasi lima tahunan ini bisa digelar dengan aman, damai dan demokratis. Jangan sampai dengan pilkada justru persatuan dan kesatuan terpecah belah, perdamaian terkoyak dan tali silaturrahmi masyarakat Aceh menjadi tercerai berai.

“Biarlah berbeda pandangan politik, namun jangan sampai ternoda perdamaian Aceh. Kita harap, pesta demokrasi ini menjadi pendidikan politik bagi kita semua untuk menghargai perbedaan serta menjunjung tinggi asas-asas demokrasi yang jujur dan adil tanpa paksaan dari pihak manapun untuk memilih kandidat yang menjadi pilihannya,” pungkas Rahmat.

Penulis : Forma
Editor  : ZulSyarif