9 September 2019
redaksi pelita 8 (3292 articles)

Pelepah Sawit Dimanfaatkan Mahasiswa Menjadi Pupuk Organik

ACEH UTARA- Sawit merupakan salah satu komoditi utama bagi sebagian masyarakat di Gampong Alue Badee, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara. Untuk dijadikan sumber pendapatan kebutuhan sehari-hari tentu tidak hanya dari hasil panen kelapa sawit, bahkan dari limbah sawit pun dapat diolah menjadi sesuatu bermanfaat secara ekonomis.

Salah satunya adalah pelepah sawit yang bisa disulap (diolah) menjadi pupuk organik alternatif. Hal itu dilakukan sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) yang mengabdi di gampong setempat dan menciptakan pupuk organik tersebut untuk warga Gampong Alue Badee.

Salah seorang mahasiswa Kelompok KKN 01, Mulyani, Sabtu 7 September 2019 menyebutkan, salah satu untuk meningkatkan hasil produksi tanaman adalah menggunakan pupuk organik yang bahan dasarnya dari alam dengan jenis pupuk organik yang berupa kompos, yaitu pelepah atau daun kelapa sawit yang selama ini kurang dimanfaatkan sebagian warga setempat.

“Pelepah sawit berupa limbah itu setelah dilakukan penelitian atau pengamatan bahwa dapat digunakan sebagai bahan kompos. Kita melihat disekitar rumah warga hampir semua memiliki kandang lembu, pastinya ada kotoran lembu dan juga banyak pelepah sawit yang tidak terpakai sehingga mahasiswa memanfaatkan itu sebagai bahan dasar untuk diolah pupuk organik tersebut,” ujar Mulyani.

Ditambahkan, tentu hal ini memberikan langkah alternatif menjadi sumber pupuk, dan diharapkan masyarakat pun tidak tergantung lagi pada pupuk kimia.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Pertanian Unimal, Khaidir menjelaskan, pihaknya juga mengajarkan warga bagaimana cara mengelola pembuatan pupuk dan cara mengaplikasikan pupuk tersebut pada tanaman. Pertama
mencari pelepah sawit yang kering dan dicincang hingga menjadi kecil,
kemudian dicampur dengan kotoran sapi dan disiram air yang telah dicampur Effective Microorganisms-4 (EM4).

“Setelah itu diinkubasi lebih kurang dua minggu (pekan). Kita berharap dengan adanya pembuatan pupuk organik ini warga setampat tidak perlu lagi mengeluarkan banyak uang untuk membeli pupuk kimia,” ujar Khaidir.

Penulis : Humas Kelompok KKN 01,
Mulyani
Editor : Iva

Comments

comments

makan jeruk