26 Februari 2019
redaksi pelita 8 (3043 articles)

Panwaslih Lhokseumawe; 9 Ribu Segel Kotak Suara Pemilu di Lhokseumawe Rusak


Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe Teuku Zulkarnaen. Pelita8/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe memastikan untuk logistik Pemilu 2019 berupa surat suara tidak ada yang rusak setelah dicek satu kotak sebagai sampel di Gudang KIP Lhokseumawe, di Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua.

“Awalnya segel kotak suara dibutuhkan sebanyak 56.678, sedangkan yang diterima sebanyak 48.475 keping. Ketika dilakukan pemeriksaan segel kotak suara yang tidak cukup 158 segel dari jumlah diterima dan menemukan kerusakan sebanyak 9.585 keping segel kotak suara.

Akumulasi dari dua jenis itu logistik pemilu berupa segel kotak suara masih mengalami kekurangan keseluruhan sebanyak 17.946 keping, baik itu segel rusak ada yang belum diterima,” ujar Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe Teuku Zulkarnaen saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah Jurnalis di salah satu Cafe di Lhokseumawe, Selasa (26/2/2019).

Rapat Koordinasi (Rakor) mitra kerja dengan tema “Bersama Jurnalis Wujudkan Pemilu yang berintegritas”.

Teuku Zulkarnaen turut didampingi dua komisioner lainnya yaitu, Sofhia Annisa, Muzakir, dan Staf Panwaslih.


Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Lhokseumawe Teuku Zulkarnaen. Pelita8/Rahmat Mirza

Zulkarnaen juga mengatakan, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe akan berkoordinasi dengan KIP Aceh untuk menyurati KPU meminta tambahan sekaligus mengantikan segel yang rusak.

Ssegel yang bagus setelah penghitungan dirincikan sebanyak 38.890 keping, sedangkan 9.585 keping keadaan rusak, dan kekurangan sebanyak 158 keping.

Pengecekan disaksikan oleh Komisioner KIP Lhokseumawe dan polisi. “KIP Lhokseumawe harus berkoordinasi dengan Panwasli ketika logistik pemilu tiba di Lhokseumawe,” ujar Teuku Zulkarnaen. (*)

Comments

comments