4 Juli 2019
redaksi pelita 8 (3311 articles)

Ormas Islam di Lhokseumawe Tolak Liga Sepakbola Perempuan


LHOKSEUMAWE – Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syariat Islam di Lhokseumawe menolak digelarnya Piala Menpora Sepakbola U-17 Purempuan yang digelar Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh di Stadion Perta Arun Gas, Lhokseumawe, pada Juli hingga September 2019.

Liga itu sempat diikuti empat tim, dan juaranya akan berhak mengikuti tingkat nasional yang berlangsung di Bandung, pada awal Agustus mendatang.

Koordinator Forum Komunikasi Ormas dan OKP Pengawal Syaraiat Islam Kota Lhokseumawe, Tgk Sulaiman Lhokweng menyebutkan, kegiatan sepak bola putri dinilai melecehkan martabat dan marwah perempuan Aceh.

“Kami meminta Menpora RI membatalkan perhelatan olahraga sepakbola perempuan dan menghormati kearifan lokal Aceh yang menerapkan syariat Islam,” ujar Tgk Sulaiman Lhokweng, di depan halaman Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Kamis (4/7/2019).

Selain itu, PT Perta Arun Gas diminta tidak sembarangan memberikan izin penggunaan lapangan yang berpotensi melanggar penerapan syariat Islam di Aceh.

“Kami juga menuntut permintaan maaf dari BLiSPI, karena telah melukai perasaan dan kearifan lokal masyarakat Aceh dengan mengeksploitasi perempuan Aceh di bidang sepakbola,” tegas Tgk Sulaiman Lhokweng.

Sementara itu, Koordinator Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh, Ishaq Rizal, mengatakan, pihaknya atas nama panitia penyelenggara seleksi pemain sepakbola perempuan U-17 tingkat Provinsi Aceh, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Aceh.

Seleksi sepebakbola perempuan ini, bertujuan untuk menjadi wadah penyaluran bakat dan kemampuan para generasi muda, khususnya dalam cabang sepakbola, ujar Ishaq Rizal.

“Jika hasil telaah bersama terhadap kegiatan U-17 putri ini bertentangan dengan norma, adat istiadat dan syariat Islam, maka pihaknya akan meninjau kembali pelaksanaan seleksi pemain sepakbola perempuan tersebut,” pungkas Ishaq Rizal.

Comments

comments

makan jeruk