24 Oktober 2016
redaksi pelita 8 (3346 articles)

Napi Pelaku Bom LP Lhokseumawe Dua Tangan Di Amputasi

Napi ledakan bom rakitan jalani operasi di Rumah Sakit Kasih Ibu, Lhokseumawe, Senin (24/10).

LHOKSEUMAWE– Fauzi napi kasus narkoba asal Muara Satu Lhokseumawe, merupakan pelaku peledakan bom rakitan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Lhokseumawe, Minggu (23/10) sekitar pukul 14.15 WIB kemarin. Kini sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Kasih Ibu, Kota Lhokseumawe, Senin (24/10).

Akibat ledakan bom tersebut, Fauzi mengalami luka parah dan tampaknya hampir di seluruh badan, tangan kanan dan kiri nyaris putus. Napi itu merupakan tersandung kasus narkoba yang mendekam di LP setempat. Sementara napi lainnya yaitu Tarmizi juga warga Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe‎, ia merupakan napi kasus KDRT, Tarmizi hanya mengalami dua luka kecil dibagian kening.

Pantauan  Pelita8.com, saat Fauzi sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Kasih Ibu, Kota Lhokseumawe, Senin (24/10), tampaknya dikawal ketat oleh pihak kepolisan. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, mengatakan, kemungkinan hari ini ada 9 orang saksi yang akan dilakukan pemeriksaan termasuk petugas lapas tersebut.

Saat ini  pihak Polres sedang menunggu hasil operasi.

Hendri Budiman menambahkan, kemungkinan dua tangan dari salah seorang napi ini akan di amputasi, akibat terkena serpihan bom rakitan itu, Fauzi mengalami luka parah hampir diseluruh badan, tangan kanan dan kiri tampaknya sangat parah.

“Akan tetapi menyangkut hal lainnya kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun menurut dari keterangan salah seorang saksi pada saat kejadian itu bahwa  melihat napi membawa sesuatu dalam kantong plastik warna putih, tapi saksi mengaku tidak mengetahui persis apa isinya di dalam kantong plastik tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Senin (24/10).

Lanjut Hendri Budiman, pihaknya sedang mempelajari lebih lanjut menyangkut latar belakang pelaku dan hal lainnya.

Penulis : Zileva

Comments

comments

makan jeruk