Mahasiswa Unimal meracik pupuk organik cair dari limbah,

Menyulap Limbah Pisang Menjadi Pupuk Cair

Mahasiswa Unimal yang sedang KKN di Keude Krueng kec.Kuta Makmur Aceh Utara meracik pupuk organik cair dari limbah pisang (16/4) – Foto: Agus H62

ACEH UTARA – Mahasiswa Unimal mengajak petani di Keude Krueng Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara memanfaatkan Gedebong menjadi pupuk organik cair.

“Gedebong pisang yang di anggap limbah bisa di olah menjadi pupuk, karena banyak warga yang belum tahu kita buat pelatihan bagaimana mengolahnya, disini bahan bakunya melimpah” jelas Agus Tamin, mahasiswa pertanian yang tergabung dalam kelompok 62, Kamis (16/3)

Menurut Agus, pemahaman warga tentang pemanfaatan limbah untuk pertanian masih rendah, terlebih lagi menyangkut unsur kimia.

Dalam penyuluhan ini mahasiswa juga memperkenalkan bahan kimia E4 atau Efektive Microorganisme yang masih terdengar asing di telinga petani, padahal sangat bermanfaat untuk pembusukan (fermentasi)

Agus menjelaskan,  pupuk cair organik ini di samping murah, ramah lingkungan juga bisa menyehatkan tanah dan menyuburkan tanaman, sangat berbeda dengan pupuk cair sintetis yang berpotensi merusak lingkungan dalam jangka panjang dan harganya lebih mahal.

“Hasil pemetaan kelompok 62 yang mengabdi di Keude Krueng kecamatan Kuta Makmur, pupuk jadi masalah petani di kawasan ini, jadi kita buat ini jadi salah program penting yang harus terlaksana, apalagi ada mahasiswa mahasiswa di kelompok ini yang bisa membimbing” kata ketua kelompok 62 Berril Ahmad, Rabu (16/3)

Petani setempat Tgk.Nasruddin menyambut baik program mahasiswa KKN di Keude Krueng yang mengajarkan petani cara mengolah pupuk cair dari limbah pisang

“Ini hal baru buat kami mudah-mudahan bermanfaat sehingga masalah kelangkaan dan harga pupuk yang mahal bisa teratasi” ujar Tgk.Nas

Penulis : Agus Aminullah H62
Editor  : ZS