5 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2779 articles)

Mendagri Tunjuk Wagub Aceh dan Wabup Bener Meriah Jadi Plt

Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan keterangan pers usai rapat di Gedung KPK, Jakarta. dok/kemendagri

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menunjuk Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh. Penunjukan tersebut dilakukan pasca Gubernur Aceh Irwandi Yusuf resmi ditahan oleh KPK.

Selain menunjuk Wagub Aceh menjadi Plt Gubernur Aceh, Tjahjo juga menunjuk Wakil Bupati Bener Meriah Syarkawi sebagai Plt Bupati usai ditangkapnya Ahmadi bersama Irwandi.

“Hari ini saya sudah teken (SK) wakil gubernur (Aceh) dan wakil bupati (Bener Meriah) sebagai Plt sampai berkekuatan hukum tetap,” ujar Tjahjo di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7).

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh. Foto/Ist

Tjahjo merasa prihatin atas ditangkapnya Irwandi oleh KPK karena dugaan korupsi. Padahal, kata Tjahjo, Irwandi adalah sosok kepala daerah yang tidak kompromi mengenai anggaran.

“Saya kemarin mengundang semua gubernur di (Hotel) Borobudur hadir, tapi kok ya Aceh masih aja. Saya termasuk yang intensif komunikasi dengan Gubernur Aceh. Beliau tidak mau kompromi soal angggaran yang efisien. Kok masih ini OTT,” ujarnya heran.

Tjahjo menyesalkan kembali tertangkapnya kepala daerah karena korupsi. Padahal menurut Tjahjo, pihaknya selalu mengingatkan kepala daerah untuk menjauhi area rawan korupsi.

“Semua kepala daerah sebelum dilantik telah diberi pembekalan. Diarahkan untuk jauhi area-area rawan korupsi,” pungkas Tjahjo.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2018 pada Pemerintah Provinsi Aceh. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan hasil operasi tangkap tangan (OTT) Selasa (3/7).

Setelah diperiksa secara intensif, KPK pun resmi menahan Irwandi. (Kumparan)

Comments

comments