10 September 2018
redaksi pelita 8 (2779 articles)

Mahasiswa KKN di Larang terlibat dalam Konflik Internal Desa

 

Mahasiswa Unimal mengikuti pembekalan KKN di Gedung ACC Cunda Lhokseumawe, (10/9) – Foto : zs

LHOKSEUMAWE – sebanyak 1.460 mahasiswa Universitas Malikussaleh akan diturunkan ke desa untuk melakukan pengabdian selama 30 hari.

Ketua LPPM Unimal memastikan mereka akan di lepas pada 13 September mendatang dan akan di tarik kembali pada 11 Oktober 2018.

Tugasnya mengimplementasikan ketrampilan dan pengetahuan yang di miliki sesuai bidang masing-masing.

“Mereka berasal dari berbagai disiplin ilmu diantaranya Ilmu Sosial Politik, Teknik, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, serta pertanian, latar belakang mereka cukup memadai untuk mendukung pembangunan di desa” ujar Yulius

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unimal Yulius Dharma, S.Ag, M.Si, memberikan arahan pada Coaching KKN Unimal Angkatan XXIV di Gedung ACC Cunda Lhokseumawe, (10/9) – Foto : zs

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ada desa-desa yang kurang harmonis dalam pengelolaan pemerintahan disebabkan karena persoalan politik saat pemilihan kepala desa atau berbagai permasalahan lainnya, sehingga menjadi kendala bagi mahasiswa dalam menjalankan tugas.

” Mahasiswa di larang keras ikut terlibat dalam lingkaran konflik, itu persoalan internal tugas mahasiswa mengabdikan diri, dan bersinergi dalam pelaksanaan pembangunan” tegas Yulius. [Red

Comments

comments