19 Maret 2019
redaksi pelita 8 (3015 articles)

Langgar Aturan APK, Puluhan Baliho Pilpres dan Caleg Diturunkan di Lhokseumawe


Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Lhokseumawe, menurunkan puluhan baliho pasangan calon presiden dan calon anggota legislatif di sejumlah jalan protokol Kota Lhokseumawe, Selasa (19/3/2019). Pelita8/Fohan

LHOKSEUMAWE – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Lhokseumawe, menurunkan puluhan baliho pasangan calon presiden dan calon anggota legislatif di sejumlah jalan protokol Kota Lhokseumawe, Selasa (19/3/2019).

Ketua Panwaslu Kota Lhokseumawe T Zulkarnaen menyebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang larangan memasang alat peraga kampanye. Sebab, dalam aturan kampanye, dilarang memasang baliho di jalan protokol.

Sejumlah titik yang telah ditentukan dilarang memasang alat peraga kampanye pun telah diberitahukan pada partai politik dan para peserta Pemilu. Namun, masih saja ada yang tidak menurunkannya. Maka, kami tertibkan sesuai aturan, agar tidak ada pelanggaran terjadi jelang pemilihan, kata Zulkarnaen kepada sejumlah wartawan di Lhokseumawe, Selasa.

Selain jalan protokol, zona terlarang APK yaitu di rumah ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan, dan tempat layanan umum.

“Hari ini kami tertibkan di Jalan Merdeka mulai Simpang Kuta Blang sampai kawasan KP-3, Jalan Medan-Banda Aceh mulai Simpang Selat Malaka sampai jalan masuk ke Kantor Pemadam Kebakaran, Kota Lhokseumawe,” ujar T Zulkarnaen.

T Zulkarnaen juga menyebutkan, terkait larangan pemasangan APK di jalan protokol dalam wilayah Kota Lhokseumawe merujuk pada Keputusan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe Nomor 2/ /HK.03.1-kpt/ 1173/KIP –Kot/IX/2018 Tentang Penetapan Lokasi Pemasangan APK Pemilu 2019, menyebutkan bahwa salah satu lokasi yang dilarang pemasangan APK adalah di jalan protokol.

Dalam penertiban tersebut, petugas terpaksa menggunakan kendaraan tangga, karena ada beberapa APK yang berbentuk baliho dengan ukuran besar yang terpasang pada lokasi reklame di tengah kota. Sedangkan APK yang berukuran kecil yang tertempel di pohon pinggir jalan dapat langsung dicabut oleh petugas.

Ketua Panwaslu Kota Lhokseumawe megimbau, seluruh peserta Pemilu mematuhi aturan terkait pemasangan alat peraga kampanye. “Semoga ke depan tidak ada lagi yang melanggar aturan,” pungkas T Zulkarnaen. (*)

Comments

comments