18 Maret 2019
redaksi pelita 8 (3311 articles)

Lanal Lhokseumawe Gagalkan Penyeludupan 50 Kg Sabu Asal Thailand


Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dan senjata api melalui laut menggunakan 2 (dua) kapal nelayan di perairan Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin siang (18/3/2019). Foto?istimewa

LHOKSEUMAWE – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dan senjata api melalui laut menggunakan 2 (dua) kapal nelayan di perairan Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin siang (18/3/2019).

Komandan Lanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal menjelaskan kronologis penangkapan sabu-sabu dan senjata api tersebut berawal dari adanya informasi dari Tim Intel Lanal Lhokseumawe bahwa akan masuk 2 kapal yang terindikasi membawa narkoba masuk ke wilayah kota Lhokseumawe melalui jalur laut perairan Ujong Blang oleh Kelompok Ferry cs.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Intel Lanal Lhokseumawe dipimpin oleh Pasintel Lanal Lhokseumawe membuat rencana penangkapan terhadap 2 kapal tersebut dengan membagi tugas dan berkoordinasi dengan Staf Operasi Lanal Lhokseumawe serta melaporkan rencana tersebut kepada Komandan Lanal Lhokseumawe.

Setelah mendapat arahan dari Komandan Lanal Lhokseumawe, Tim Intel Lanal Lhokseumawe kemudian menuju lokasi sasaran di perairan Ujong Blang, Kota Lhokseumawe untuk melaksanakan pemantauan dan pengejaran dengan menggunakan perahu nelayan.

Setelah dipastikan target operasi terpantau, Pasintel Lanal Lhokseumawe menghubungi Pasops Lanal Lhokseumawe untuk menggerakkan Sea Rider yang telah stand by untuk melakukan pengejaran dan penangkapan.


Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dan senjata api melalui laut menggunakan 2 (dua) kapal nelayan di perairan Ujong Blang, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Senin siang (18/3/2019). Foto?istimewa

Tim Intel Lanal Lhokseumawe kemudian berhasil menangkap 2 kapal nelayan yang diduga membawa narkoba jenis sabu-sabu serta mengamankan 4 orang nelayan.

Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan didapat barang bukti berupa 50 bungkus (50 kg) narkoba jenis sabu, 1 (satu) pucuk senjata api pistol jenis Baretta, dan 7 butir amonisi.

Selanjutnya 2 buah kapal nelayan beserta 4 orang ABK dan barang bukti di adhoc untuk dilakukan pemeriksaan awal di atas geladak KAL Bireuen yang bersandar di pelabuhan Asean Kreung Geukueh, selanjutnya 4 tersangka dan BB diamankan ke Mako Lanal Lhokseumawe guna proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Komandan Lantamal 1 Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto mengatakan, bahwa narkoba tersebut didatangkan dari Thailand, kemudian di perairan perbatasan narkoba tersebut diambil oleh kedua boat nelayan dimaksud dan membawa ke daratan Lhokseumawe, Provinsi Aceh dan sebelum akhirnya ditangkap oleh personil Lanal Lhokseumawe.

Akhirnya tersangka dan barang bukti tersebut diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk diproses lebih lanjut.

Pada kesempatan itu juga hadir dari Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad), pihak BNN Kombes Iwan Ika Putra Kasubdit Narkotika Sintetis dan Kepala BNNK Lhokseumawe AKBP Fakhrurrozi, serta perwira TNI AL Mako Lanal Lhokseumawe. []

Comments

comments

makan jeruk