5 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2776 articles)

Kode Suap Gubernur Aceh: 1 Meter

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama Bupati Bener Meriah Ahmadi, satu pesawat Eagle One di Bandara Rembele, Redelong, beberapa waktu lalu. Foto/IST

Jakarta – Terungkap adanya kode komunikasi dalam praktik suap menyuap antara Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dengan Bupati Bener Meriah Ahmadi. Sandi untuk menyamarkan suap itu disebut ‘1 meter’.

“Sebelumnya KPK telah mengidentifikasi penggunaan kode ‘1 meter’ terkait dengan transaksi yang terjadi. Dugaan fee 10 persen dari alokasi dana DOKA (dana otonomi khusus Aceh) terus kami dalami. Diduga 8 persen untuk sejumlah pejabat di tingkat provinsi dan 2 persen di kabupaten,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (5/7/2018).

Kode itu disebut telah dilakukan sejak awal pembicaraan fee bagi Irwandi. Febri pun mengimbau pada para saksi nantinya untuk terbuka ketika diperiksa penyidik.

Barang bukti uang serta bukti transaksi perbankan yang disita KPK dari OTT Gubernur Aceh Irwandi Yusuf (Foto: Ari Saputra/detik.com)

Sementara itu, Ahmadi hingga kini masih diperiksa secara intensif oleh KPK. Dia diperiksa bersama seorang dari swasta.

Ahmadi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak Rabu (4/7) kemarin. Dia diduga memberikan suap Rp 500 juta dari commitment fee Rp 1,5 miliar ke Irwandi demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi dana otonomi khusus atau otsus.

Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018. Selain Ahmadi dan Irwandi, ada dua orang swasta lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yaitu Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri. (Detik)

Comments

comments