27 Mei 2019
redaksi pelita 8 (3069 articles)

Jelang Lebaran, BI Lhokseumawe Sediakan Uang Pecah Rp1,62 T

LHOKSEUMAWE– Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe dan perbankan lainnya membuka pelayanan penukaran uang pecahan kecil untuk kebutuhan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Uang pecah itu disediakan sebesar Rp1,62 triliun kepada masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan lebaran.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yufrizal mengatakan, untuk tahun ini BI menyediakan uang pecahan sebesar Rp1,62 triliun diwilayah kerjanya yang meliputi Kota Lhokseuamwe, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Kutacane. Sedangkan tahun lalu (2018) pihaknya menyediakan senilai Rp1,4 triliun.

“Tahun ini memang meningkat penyediaan uang pecahan untuk lebaran, karena ekonomi masyarakat juga bagus. Kemudian, seperti di Aceh Tengah juga panen kopi sehingga permintaan uang tunai itu meningkat. Jumlah permintaan yang tinggi itu di Aceh Tengah, tetapi saya tidak merincikan secara keseluruhan paling tinggi permintaan uang itu di daerah mana saja,” kata Yufrizal kepada awak Jurnalis di halaman Masjid Agung Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Senin (27/5/2019).

Untuk penukaran uang pecahan yang diminati masyarakat, lanjut Yufrizal, seperti uang lembaran Rp2.000, Rp5.000 Rp10.000 dan Rp20.000. Kata dia, minat masyarakat untuk penukaran uang pecahan pada tahun ini sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, proses pelayanan itu melibatkan semua bank yang ada di Lhokseumawe.

“Semuanya ada 14 bank yang melayani proses penukaran uang tersebut, seperti BCA, Nank Muamalat, Bank Danamon, Bank Mandiri, BRI, BNI, BNI Syariah dan sejumlah bank lainnya,” ujar Yufrizal.

Menurutnya, ada beberapa titik pelayanan yang dilakukan yakni, Halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kantor Bupati Aceh Utara, KNPI, dan Mako Brimob Detasemen B Jeulikat Lhokseumawe. Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua unit mobil keliling untuk melayani masyarakat menukar uang pecahan tersebut.

“Pelayanan itu dilakulan selama tiga hari ke depan dimulai sejak 27 hingga 29 Mei 2019. Apabila nantinya ada permintaan lagi maka akan diperpanjang batas waktunya,” pungkas Yufrizal. (RM)

Comments

comments

makan jeruk