12 Mei 2019
redaksi pelita 8 (3107 articles)

Jelang Lebaran, BI Aceh Siapkan Uang Baru Rp 2 Triliun

Banda Aceh – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh menyiapkan uang baru sebesar Rp 2 triliun untuk persiapan lebaran. BI juga menyediakan beberapa lokasi penukaran uang baru untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Bicara periode yang sama tahun lalu itu sekitar Rp 2 triliunan. Rp 2 triliun uang baru yang dibutuhkan untuk lebaran. Tentu tahun ini BI menyediakan minimal Rp 2 triliun. Nanti berapa angka pastinya nanti dilihat dari perkembangan di lapangan,” kata Kepala BI Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis kepada wartawan, Minggu (12/5/2019).

Menurutnya, BI akan menjaga kecukupan uang saat menjelang dan selama lebaran. Selain itu, peredaran uang itu tidak hanya di Banda Aceh saja, tapi juga dititipkan ke bank dalam kas titipan.

Kas titipan itu di antaranya di perbankan di Meulaboh, Blang Pidie, dan Subulussalam. Bank yang kekurangan kas titipan langsung dikirim dari BI untuk mempermudah masyarakat.

Untuk memudahkan masyarakat menukar uang, BI juga menyiapkan sejumlah lokasi di Banda Aceh. Untuk tahun ini, dibuat kas keliling di empat pasar di ibu kota provinsi Aceh yaitu Pasar Keutapang pada 13 Mei 2019, Pasar Ulee Kareng pada 14 Mei 2019, Pasar Peunayong pada 15 Mei 2019 dan Pasar Seutui pada 16 Mei 2016 dimulai pukul 10.00 sampai 12.30 WIB.

Bank Indonesia Provinsi Aceh juga bekerjasama dengan 5 bank yaitu PT. Bank Aceh Syariah, PT. Bank Rakyat Indonesia, PT. Bank Negara Indonesia, PT. Bank Mandiri dan PT. Bank Muamalat melakukan kegiatan layanan penukaran uang kecil bersama yang akan menyediakan Rp2,1 Triliun uang baru, terdiri dari Rp 1,3 Triliun Uang Pecahan Besar (UPB) dan Rp 800 Miliar Uang Pecahan Kecil (UPK) untuk kebutuhan masyarakat.

Selain di pasar, lokasi Penukaran uang juga dapat dilakukan di Kantor BI Banda Aceh dan di halaman Barata Banda Aceh pada tanggal 20-23 dan 27-29 Mei 2019. Karena di halaman Barata nanti akan hadir sejumlah bank yang akan melayani penukaran uang. Kita mengharapkan masyarakat mengoptimalkan penukaran di Barata, ujar Zainal Arifin. (RM)

Comments

comments

makan jeruk