11 Mei 2018
redaksi pelita 8 (2635 articles)

Gubernur Irwandi Resmikan Pembangunan PLTMG Sumbagut 2 Peaker 250 MW

“Banyak Calon Investor Menanyakan Kondisi Listrik di Aceh,”… ungkap IRWANDI!

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad, GM PLN Aceh Jefri Rosiadi dan General Manager PLN UIPKITSUM Weddy B. Sudirman melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTMG Sumbagut 2 Peaker berkapasitas 250 MW di Lhokseumawe, Jumat (11/05/2018). Pelita8/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meresmikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbagut 2 Peaker berkapasitas 250 Mega Watt di Desa Meuriah Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (11/05).

Peresmian tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, GM PLN Aceh Jefri Rosiadi, General Manager PLN UIPKITSUM Weddy B. Sudirman dan pejabat lainnya.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, ketersediaan pasokan tenaga listrik di Wilayah Aceh, khususnya di Kota Lhokseumawe, akan mendukung masuknya investor dalam membangun investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Tanpa listrik, semua tidak bisa berjalan. Banyak investor mau menamankan modalnya di Aceh, tapi terkendala karena tidak cukupnya energi listrik. Masalah listrik juga kerap mengganggu aktivitas dan ekonomi masyarakat, kata Irwandi.

Menurut Irwandi, selama ini banyak calon investor yang ingin masuk ke Aceh menanyakan bagaimana kondisi listrik, apakah stabil atau tidak. “Jika pasokan listrik di Aceh masih kurang memadai sehingga para investor pun mempertimbangkan hal tersebut. Untuk itu, kita berharap ke depan mendapatkan pasokan listrik yang cukup dari PLN,” ungkap Irwandi.

Irwandi berharap PLTMG tersebut dapat beroperasi pada akhir tahun 2019. Dengan adanya pembangkit listrik baru ini, kata dia, maka permasalahan energi listrik di Aceh dapat teratasi dengan baik.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, GM PLN Aceh Jefri Rosiadi, General Manager PLN UIPKITSUM Weddy B. Sudirman dan pejabat lainnya melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTMG Sumbagut 2 Peaker berkapasitas 250 MW di Lhokseumawe, Jumat (11/05/2018). Pelita8/Rahmat Mirza

“Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 2 yang berkapasitas 250 MW yang kita lakukan hari ini,” ujar Irwandi.

Gubernur Irwandi mengatakan masalah energi listrik Aceh dapat teratasi dengan dibangunnya pembangkit tersebut. Selain itu, PLTMG 2 juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan energi listrik yang cukup besar untuk berbagai usaha, yang ada di KEK Arun-Lhokseumawe.

Irwandi meminta agar PLN bertanggung jawab dalam melakukan CSR kepada masyarakat. Pemerintah Aceh juga akan mengawasi CRS yang dilakukan oleh PLN.

Pada kesempatan tersebut, Irwandi mengimbau PLN agar memastikan ketersediaan listrik selama bulan Ramadhan. “Beberapa waktu yang lalu, saya sudah duduk bersama GM PLN Aceh, saya minta agar listrik tidak mati lagi saat peak hours pada bulan Ramadhan, jika ada masalah segera diselesaikan sebelum Ramadhan,” tegas Irwandi.

Peresmian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbagut 2 Peaker berkapasitas 250 Mw ditandai penekanan tombol sirine oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, GM PLN Aceh Jefri Rosiadi dan General Manager PLN UIPKITSUM Weddy B. Sudirman, di Lhokseumawe, Jumat (11/05/2018). Pelita8/Rahmat Mirza

Selain itu, General Manager PLN UIPKITSUM Weddy B. Sudirman menjelaskan, bahwa Proyek Pembangunan PLTMG Sumbagut-2 Blok 1 ditargetkan akan selesai dikerjakan dalam 18 bulan kedepan dimulai dari bulan Mei tahun ini dan dapat menyuplai pasokan listrik sebesar 82 Mega Watt, Blok 2 akan selesai dalam 19 bulan dan Blok 3 akan selesai dalam 20 bulan dengan total 250 MW.

Sementara itu, General Manager PT. PLN Aceh Jefri Rosiadi mengatakan, saat ini total beban listrik Aceh mencapai 490 Megawat. Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, listrik di wilayah Aceh mendapat suply dari PLTU Nagan Raya, PLTMG Arun dan beberapa pembangkit listik lainnya yang ada di Aceh, dengan total daya mencapai 453 Mega Watt.

“Aceh juga mendapat tambahan daya yang disuply dari sistem Sumbagut sebesar 57 MW. Oleh karena itu, untuk mendukung pemenuhan kapasitas beban seiring dengan meningkatnnya perekonomian di wilayah Aceh, PLN terus melakukan pembangunan infrastruktur, baik dari sisi pembangkit, gardu induk dan transmisi,” pungkas Jefri Rosiadi. []

Penulis : Rahmat Mirza
Editor  : Faziel

Comments

comments