8 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2698 articles)

FJL Aceh Gelar Kemah Jurnalistik

Ketua Penyelenggara Kemah Jurnalistik Aceh 2018, Retno Sugito didampingi Sekretaris AJI Banda Aceh saat memberikan materi berbagai ilmu pengatahuan tentang meliput isu lingkungan di objek wisata air terjun Kuta Malaka, Aceh Besar, Sabtu malam (7/8). Pelita8/Rahmat Mirza

BANDA ACEH – Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menggelar Kemah Jurnalistik di objek wisata air terjun Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar selama dua hari, 7-8 Juli 2018. Kemah Jurnalistik ini digelar agar pekerja media dan pers kampus memahami pentingnya memberitakan isu-isu lingkungan.

Agenda kemping yang dibungkus dengan Kemah Jurnalistik ini bertujuan untuk membentuk karakter jurnalis muda dan pers kampus agar peduli dengan lingkungan. Sehingga mereka nantinya akan lebih banyak memberitakan persoalan lingkungan yang sedang dihadapi saat ini.

Selain itu, Kemah Jurnalistik ini bisa menjadi ajang mempromosikan objek wisata di satu daerah. Sehingga akan memiliki manfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kemah Jurnalistik yang pertama kali diselenggarakan oleh FJL Aceh tahun 2018 ini menghadirkan pembicara dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, drh Taeng dan sejumlah jurnalis lainnya. Baik fotografer, videografer dan jurnalis media cetak.

Kemah Jurnalistik ini juga didukung penuh oleh Forum Konservasil Leuser (FKL), Walhi Aceh, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh.

Selama acara Kemah Jurnalistik, peserta dibekali sejumlah ilmu pengatahuan tentang pentingnya melakukan konservasi lingkungan. Diharapkan jurnalis muda dan pers kampus akan memantik untuk memberitakan isu-isu lingkungan, baik melalui foto, video dan juga menulis, kata Ketua Penyelenggara, Retno Sugito.

Selesai berdiskusi pada malam hari. Seluruh peserta diminta untuk berbicara menceritakan pengalamannya selama meliput isu-isu lingkungan atau isu lainnya. Kemudian diberikan arahan oleh sejumlah jurnalis yang selama ini konsen meliput isu lingkungan di Aceh.

Setelah dibekali dengan berbagai ilmu pengatahuan tentang meliput isu lingkungan. Peserta kemudian diminta untuk mempraktekkan langsung. Bagi yang berminat bidang fotografi langsung praktek memotret air terjun yang ada di Kuta Malaka, demikian juga video dan juga menulis.

Rencananya Kemah Jurnalistik ini akan terus digelar di beberapa daerah lainnya di seluruh Aceh secara berkesinambungan. Diharapkan, dengan seringnya digelar Kemah Jurnalistik semakin banyak orang terlibat dalam melindungi hutan. (*)

Comments

comments