4 Mei 2017
redaksi pelita 8 (2894 articles)

DPW PSI Aceh Dukung Penghapusan Ambang Batas Presidential Threshold

 


Banda Aceh– Dinamika politik dan demokrasi Indonesia mengalami percepatan dengan munculnya partai-partai baru yang ingin berkompetisi dalam pemilu legislatif yang sekaligus pemilihan presiden 2019 mendatang. Namun aturan pemilu khususnya ambang batas parpol masih mengganjal.

Demikian dikatakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh, Kamaruddin, SH, untuk itu pihaknya mendukung penghapusan ambang batas pengajuan calon presiden atau Presidential Threshold dari Rancangan Undang-Undang Pemilu.

“Saya yakin kualitas demokrasi Indonesia akan lebih baik pada tahun 2019 mendatang, masyarakat Indonesia semakin selektif dan sadar akan kepentingan public, ” katanya Kamis (4/5/2017).

Kamaruddin, berharap pihak legislatif dan KPU mampu merancang serta menyepakati teknis pemilu yang lebih sederhana, tidak banyak menghabiskan waktu, tenaga dan biaya, serta mengurangi potensi konflik.

“Penetapan ambang batas nol persen itu penting bagi publik dan parpol, karena itu tidak tepat jika masih ada politisi yang kini duduk di Senayan (Jakarta), yang enggan atau melemahkan energi bersama untuk melakukan perubahan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa aturan ambang batas masih menjadi perdebatan dalam pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Saat ini, dari 10 fraksi di DPR, 7 di antaranya menghendaki Pemilu 2019 berlangsung tanpa adanya ambang batas pengajuan calon presiden, atau presidential threshold (PT) nol persen. (Ril).

 

Comments

comments