2 Desember 2017
redaksi pelita 8 (2387 articles)

Diguyur Hujan, Wapres JK Buka Sail Sabang 2017

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) tiba di lokasi acara puncak Festival Sail Sabang 2017 di Terminal pelabuhan CT-3, Sabang, Provinsi Aceh, Sabtu (2/12). Pelita8/Rahmat Mirza

SABANG – Acara puncak Festival Sail Sabang 2017 resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) di Terminal pelabuhan CT-3, Sabang, Provinsi Aceh, Sabtu (2/12).

Sail Sabang berlangsung sejak 28 November sampai 5 Desember 2017 mengangkat tema “Menuju Sabang Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia” dan juga dimeriahkan 300 penari kolosal yang menceritakan tentang Pahlawan Laksamana Keumalahayati.

Sail Sabang merupakan rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9 setelah Sail Karimata 2016 yang mempunyai tujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan tersebut, baik dari segi infrastruktur maupun ekonomi.

Pada awalnya Presiden Joko Widodo rencananya membuka Sail Sabang 2017. Namun sejak kemarin diberitakan Presiden Jokowi ada tugas kenegaraan lainnya.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Pelita8/Rahmat Mirza

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam sambutannya, meminta dukungan Wakil Presiden Jusuf Kalla mewujudkan Aceh sebagai poros maritim dunia. Irwandi juga menyebut Sabang pada tahun 2020 direncanakan menjadi kota tuna dunia di kawasan Samudera Hindia.

“Namun, pembangunan tidak mungkin terwujud jika tidak didukung dan komitmen penuh dari pemerintah pusat. Untuk itu, kami mengajukan beberapa permohonan kepada Wapres untuk kemajuan Aceh,” kata Irwandi.

Irwandi juga meminta perluasan dan pengembangan Bandara Maimun Saleh menjadi bandara internasional. Pembangunan SMK, politeknik perikanan, dan pariwisata di Aceh, khususnya Kota Sabang, untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan beretos kerja di bidang pariwisata dan perikanan, ujarnya.

Selain itu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, komitmen pemerintah untuk menjadikan pariwisata menjadi lokomotif perekonomian bangsa. Luhut memaparkan, sebelum Sail Sabang, adapun Sail pertama yang pernah diselenggarakan di Indonesia yakni, Sail pertama Sail Bunaken di Manado tahun 2009, Sail Banda 2010, Sail Wakatobi Belitong 2011, Sail Morotai 2012, Sail Komodo 2013, Sail Raja Ampat 2014, Sail Teluk Tomini 2015, Sail Selat Karimata 2016, itu berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Sehingga pemilihan lokasi acara puncak sail 2017, difokuskan ke daerah wisata.

Melalui program Wonderful Indonesia, pemerintah terus bergerak aktif mengembangkan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia dengan memperkuat event nasional yang ada, seperti Sail Sabang 2017.

Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka acara puncak Festival Sail sabang 2017 di Terminal pelabuhan CT-3, Sabang, Provinsi Aceh, Sabtu (2/12). Pelita8/Rahmat Mirza

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, optimistis sektor pariwisata akan menjadi penggerak ekonomi di masa yang akan datang.

“Dahulu Sabang aktif dengan perdagangannya, namun kini dan di masa yang akan datang, turis di Indonesia akan menjadi penggerak ekonomi bangsa, dan Sabang merupakan salah satu kota yang siap menerima pariwisata,” ujar Wapres JK.

Sabang, kata Wapres, memiliki potensi pariwisata yang andal. Selain Sabang memiliki banyak potensi maritim dan kekayaan alam yang melimpah, Sabang juga memiliki sumber daya manusia yang menurutnya punya potensi dalam menyambut wisatawan.

Kini pelabuhan Sabang tidak lagi menjadi pelabuhan singgah bagi kapal-kapal yang berlayar untuk memasok air bersih dan logistik saat berlayar di Samudera Hindia.

Wapres Jusuf Kalla. Pelita8/Rahmat Mirza

Kalla berharap kedepannya fungsi pelabuhan harus diganti menjadi pelabuhan singgahan bagi kapal-kapal wisata, sehingga bisa memberi income bagi daerah.

Sayang, cuaca buruk sepanjang acara mengubah beberapa agenda. Misalnya, pertunjukkan Aerobatic Show dan terjun payung pun gagal dipertontonkan.

Menurut JK, hujan deras disertai angin kencang rupanya tak luput dari perhatian Wapres. Ia memuji peserta Sail Sabang yang tetap antusias mengikuti acara. “Wisatawan mancanegara itu tidak ada hujan di negaranya sama kayak kita mau liat salju,” pungkasnya.

Wapres Jusuf Kalla juga meresmikan dan menandatangani penerbitan perangko seri Sail Sabang disaksikan oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menpar Arief Yahya dan Gubernur Aceh Irwandi. Pelita8/Rahmat Mirza

Usai memberikan sambutan, Wapres Jusuf Kalla juga meresmikan dan menandatangani penerbitan perangko seri Sail Sabang disaksikan oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menpar Arief Yahya dan Gubernur Aceh Irwandi.

Meski diguyur hujan lebat, acara peresmian Sail Sabang 2017 berlangsung meriah.

Selain Wapres, hadir pula dalam acara ini Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki, Menteri Perhubungan Budi Karya, Gubernur Aceh Irwandi, Forkopimda dan sejumlah pejabat lainnya.

Penampilan tarian kolosal kisah perjuangan Pejuang laut wanita asal Aceh, Laksamana Malahayati. Pelita8/Rahmat Mirza

Rombongan Wapres juga disuguhi penampilan tarian kolosal kisah perjuangan Pejuang laut wanita asal Aceh, Laksamana Malahayati.

Rombongan Wapres JK melakukan kunjungan ke KRI Bima Suci. Pelita8/Rahmat Mirza

Usai menyaksikan tarian kolosal, rombongan wapres melakukan kunjungan ke KRI Bima Suci. []

Penulis : Rahmat Mirza
Editor  : Zielva

Comments

comments