31 Agustus 2019
redaksi pelita 8 (3326 articles)

Derita Khairun Amandani, Idap Lumpuh Yang Luput Dari Perhatian

Aceh Utara-  Nasib Khairun Amandani (19) tidak selayak pemuda seusianya. Saban hari, tatapannya hanya kosong. Ia hanya bisa duduk tanpa berjalan dan berbicara.

Khairun Amandani lahir di Desa Menye Peut, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Aceh. Sejak usianya 2 tahun, ibu dan bapaknya berpisah tanpa mau merawatnya. Kini, ia hanya tinggal bersama neneknya, Nurmani (60) dan pamannya, Nasruddin (28).

“Khairun Amandani mengalami sakit lumpuh sejak kecil. Dia tidak bisa berjalan dan berbicara. Kesehariannya hanya bisa duduk diam diatas rangkang,” kata Nenek Khairun Amandani, Nurmani saat dikunjungi Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 38, Jumat (31/8/2019).

Nurmani bercerita, sejak usia Khairun beranjak dua tahun, anaknya Nasruddin banting tulang membiayai kebutuhan cucunya. Nasruddin, selama ini hanya bekerja sebagai pengelas besi.

“Nasruddin bekerja sebagai buruh pengelas besi. Hasil upah itu diberikan untuk biaya Khairun. Rata-rata sekitar Rp 2 juta setiap bulan,  untuk pampers dan snacknya. Untuk makan sehari-hari pun mengandalkan hasil pekerjaan tersebut,” sebut Nurmani.

Nurmani mengaku, selama ini juga belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah untuk pengobatan Khairun. Dulu, dirinya sempat membawa Khairun ke rumah sakit namun sekarang dengan keterbatasannya sudah tidak lagi. Dia khawatir, kondisi kesehatan cucunya terus menurun hingga kini. Dia berharap, semoga ada yang mau memperhatikannya.

Sementara perwakilan Mahasiswa KKN Unimal, Eri mengharapkan supaya Pemerintah Aceh Utara peka dengan nasib warganya. Apalagi, kondisi terjadi pada warga yang berad di pedalaman. Tentunya, pemerintah harus memberikan perhatian khusus.

“kami sebagai mahasiswa meminta kepada Pemerintah Aceh Utara, peka dengan keadaan Anak Berkebutuhan Khusus  yang berada di  pedalaman. Cobalah beri perhatian lebih dari pemerintah untuk masyarakat,” sebut Eri.

Penulis: Humas KKN Unimal Klp 38, Eria Fitriani

Editor: HRS

Comments

comments

makan jeruk