19 September 2019
redaksi pelita 8 (3311 articles)

Cek Mad Lantik Azman Jadi Dirut PD Pase Energi

LHOKSEUMAWE – Azman Hasballah dilantik sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) Aceh Utara, periode 2019-2022 oleh Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (18/9).

“Setelah saya lantik, silahkan cari sendiri gaji dan yang lainnya. Tidak ada dana dari APBD. Kepada para BUMD termasuk Bos baru PD Pase Energi jangan menggerogoti dana APBD,” ungkap Cek Mad sapaan Bupati Aceh Utara dalam pidatonya usai lantik Dirut PD Pase Energi.

Oleh Karena itu, kedepan perusahaan daerah bidang migas ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Aceh Utara.

Cek Mad, juga meminta Pase Energi mencari mitra kerja untuk menjalankan usaha bidang energi yang dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Jangan hanya dilantik-dilantik tapi tidak ada kontribusi terhadap masyarakat dan daerah khususnya Aceh Utara,” ujar Cek Mad kepada para wartawan usai melantik Azman Hasballah sebagai Direktur Utama PDPE periode 2019-2022, di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Rabu(18/9).

Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) Aceh Utara Azman Hasballah mengatakan, langkah awal membenahi struktur atau manajemen PDPE. Mengenai sumber dana sudah jelas sebagaimana disampaikan Bupati Aceh Utara tidak akan dapat suntikan dari APBD. Tentu kita berusaha mencari sumber dana dengan mencari perusahaan-perusahaan lain sebagai funding-nya maupun relasi, kata Azman kepada para wartawan di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Rabu(18/9).

Menurut Azman, selama ini bisnis yang digerakkan PD Pase Energi belum ada yang berhasil. “Yang sedang dikelola saat ini ada jaringan gas rumah tangga dari kementerian ESDM”.

“Perusahaan Daerah Pase Energi ini bergerak dalam bidang usaha minyak dan gas. Tentunya bidang energi tidak hanya mengenai migas tersebut. Selain energi tak terbarukan dan energi yang terbarukan, kita coba menggerakkan ke situ serta bidang-bidang serupa lainnya,” ujar Azman.

Sebelumnya Azman Hasballah sebagai Anggota Badan Pengawas PDPE. Bupati Aceh Utara kemudian menunjuk Azman menjadi pelaksana tugas (Plt.) setelah direktur utama perusahaan daerah bidang migas itu, Terpiadi A. Majid, mengundurkan diri karena menjadi calon anggota DPRK pada Pemilu 2019. Terpiadi terpilih menjadi anggota DPRK Aceh Utara periode 2019-2024 dari Partai Gerindra dan sudah disumpah pada 2 September 2019 lalu.

“Lalu hasil uji kelayakan dan kepatutan di DPRK Aceh Utara (terhadap Azman Hasballah) yang diterima pada Agustus 2019, sehingga sekarang ditetapkan beliau sebagai Dirut PDPE.

Untuk diketahui, ada beberapa perusahaan daerah di Aceh Utara. Selain PDPE, sebelumnya sudah lama ada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Pase dan Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU). (*)

Comments

comments

makan jeruk