29 Maret 2017
redaksi pelita 8 (3372 articles)

BPKS dan Pemkot Sabang Anggarkan Rp73 Miliar Atraksi Wisata

 

SABANG – Untuk mendukung rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017, baik pembangunan infrastruktur dan penyelenggaraan atraksi wisata, Pemerintah Aceh bekerjasama dengan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dan Pemerintah Kota Sabang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 73 Miliar pada tahun 2017.

Tahun 2017 ini, BPKS juga sudah mulai melakukan revitalisasi pelabuhan penyeberangan Balohan dengan anggaran sebesar Rp. 52 miliar dari total anggaran sebesar Rp. 221 miliar selama 3 tahun.

“Untuk mensukseskan acara ini, masih diperlukan sinkronisasi yang lebih intensif, sehingga masing-masing pihak dapat berperan sesuai dengan fungsi. Permasalahan aksesibilitas dan amenitas pendukung di Sabang juga perlu mendapat perhatian kita semua dalam rangka mendukung keberhasilan Sail Sabang 2017,” tambah Doto Zaini.

Aksesabilitas dan amenitas pendukung yang mendesak dilaksanakan menurut Gubernur Aceh adalah peningkatan pelayanan dermaga Ulee Lheue-Balohan dan Bandara Maimun Saleh.  Hal yang juga membutuhkan perhatian adalah penambahan frekuensi kapal penyeberangan dan penerbangan dari dan ke Kota Sabang serta peremajaan transportasi darat dalam Kota Sabang.

Selanjutnya, penambahan akomodasi dengan mendatangkan Kapal Penumpang PT. PELNI, Penataan kawasan sekitar pasiran, perkotaan kota Sabang, Iboih dan Gapang, pembangunan prasarana air bersih Kota Sabang, pembangunan TIC Tourist Information Center (TIC), pembangunan/bantuan homestay di Sabang, pembangunan tambat labuh yacht serta pemasangan BTS di beberapa titik blank spot di wilayah Sabang.

Melalui Rapat Koordinasi ini akan dapat mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan dalam rangka percepatan persiapan Sail Sabang 2017. kesukseskan Sail Sabang akan berdampak positif bagi kemajuan Sabang dan Aceh khususnya dan Indonesia umumnya,” pungkas Gubernur Aceh.

Sementara itu, Zulkifli H Adam selaku Wali Kota Sabang dalam pemaparannya menjelaskan, bahwa lahan sudah disiapkan oleh Pemko Sabang dan BPKS. Di lokasi Sabang Fair juga sebagian lahan masih kosong.

“Yang diperlukan saat ini hanya keputusan dari Koja Bahari untuk direlokasi. Namun berdasarkan hasil rapat terakhir acara puncak diindahkan ke Lokasi Sabang Fair,” ujar Zulkifli. (Ril)

Comments

comments

makan jeruk