4 Juli 2018
redaksi pelita 8 (2698 articles)

BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Peserta JKN-KIS

Kepala BPJS Lhokseumawe, Manna melayani Peserta JKN-KIS Di Kantor Cabang Aceh Tengah, Rabu (4/7/2018)

LHOKSEUMAWE– Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan terus meningkatkan serta mengoptimalkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Untuk mengetahui hal tersebut Kepala BPJS Kesehatan Lhokseumawe langsung terjun ke kantor BPJS Cabang Aceh Tengah, Rabu (04/07/2018). Selain itu dia juga melayani pesertanya yang mengurus adminitrasi pembuatan Kartu JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Lhokseumawe, Manna mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 50 BPJS Kesehatan serta memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan sangat baik.

Menurut Manna, kegiatan eksekutif frontliner ini salah satu komitme dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Karena kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami.

“Kami berharap kedepannya para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan pelayanan terhadap peserta. Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat,” Ujarnya.

Manna menambahkan sementara ini saya bertugas mengantikan frontliner BPJS Kesehatan untuk memberi pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor BPJS, khususnya di Loket Fast Track (Pelayanan Cepat).

“Dalam berinteraksi dan melayani langsung peserta tentunya menjadi kesan tersendiri, tugas ftontliner sebagai garda terdepan dalam pelayanan peserta JKN-KIS yang memiliki tantangan tersendiri,” Ujarnya.

Manna menjelaskan jika dibandingkan negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, di Indonesia peserta program jaminan kesehatan amat pesat, dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80% dari total penduduk.

Sedangkan, di Jerman sudah sejak lama menjalankan program tersebut, sekitar 120 tahun mereka baru meng-cover 85 persen populasi penduduk, Austria menjalankan selama 79 tahun sudah meng-cover 99 persen.

Lanjutnya, sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk. Hingga saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia.

Manna kembali menambahkan melalui program pendekatan single payer institution jumlah peserta sudah melebihi 198,8 Juta. Jumlah ini terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta.

“Hingga nanti seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh Jaminan Kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan,” Katanya.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe telah bekerja sama dengan 138 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdiri 83 Puskesmas, 23 Klinik Pratama, 9 Klinik TNI/POLRI, 16 Dokter Praktek Perorangan, 5 Apotik Rujuk Balik, serta 2 Laboratorium.

Sedangkan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjuy (FKRTL), kami telah bermitra dengan 18 dan Klinik Utama, 6 Apotik, dan 9 Op.

Dalam rangka  HUT Ke-50, BPJS Kesehatan ” kami melakukan pelayanan berbeda dari biasanya, ditingkat Kantor BPJS Lhokseumawe pelayanan peserta dilakukan langsung oleh Kepala BPJS setempat,” Tutupnya.

Penulis : Mulyadi

Comments

comments