6 November 2017
redaksi pelita 8 (2313 articles)

BNN Sita 212,483 Kilogram Sabu di Aceh

Kepala Bidang Pemberantasan dan Penindakan BNN Pusat, Irjen Pol Arman Depari, bersama pejabat BNN serta Kapolres Langsa, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Langsa, Minggu (5/11/2017) sore. Foto/IST

LANGSA – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita seberat 212,483 kilogram sabu-sabu dari empat tersangka di wilayah Aceh Timur, Minggu (5/11) dini hari, pukul 02.30 Wib.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam konferensi pers di halaman Polres Kota Langsa, Minggu (5/11) mengatakan, dari empat kali penangkapan di lokasi berbeda keseluruhan berhasil menyita tiga macam narkotika terdiri dari, jenis sabu-sabu 212,483 kilogram, ekstasi 8.500 butir dan heroin 10.000 butir,” kata Arman Depari.

“Penangkapan keempat orang tersangka berinisal UD, RA, ABR dan FRZ sindikat narkotika tersebut dilokasi yang berbeda, dua di jalan nasional kawasan Aceh Timur dan satu lagi disimpan dengan cara menimbun di gudang,” ujar Irjen Pol Arman Depari yang turut didampingi Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, unsur BNN dan Perwakilan Kota Kodim Langsa.

Keempat orang tersangka berinisal UD, RA, ABR dan FRZ. Foto/IST

“Narkoba itu semua berasal dari Malaysia dan berkolaborasi dengan sindikat Aceh dan Indonesia dari jalur laut menggunakan kapal nelayan,” sebut Irjen Pol Arman Depari.

Lebih lanjut katanya, narkoba itu semua direncanakan akan pasarkan ke wilayah Sumatera, Bali bahkan Palembang dan wilayah Indonesia lainnya.

“Narkoba ini tidak ternilai harganya dan dengan penangkapan atau pemutusan sidikat ini kita telah menyelamatkan jutaan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tuturnya.

Pada kesempatan itu Irjen Arman menyatakan, untuk mencegah peredaran norkotika di Indonesia pihaknya terus berkomunikasi dengan semua pihak di Tanah Air termasuk penegak hukum di Negara Malaysia.

“Keempat tersangkat ini minimal ancaman penjara empat tahun dan maksimal ancamannya hukuman mati,” pungkas Irjen Pol Arman Depari. (Antara)

Comments

comments