2 Agustus 2018
redaksi pelita 8 (2811 articles)

BI Lhokseumawe Latih Petani Mengolah Pupuk Organik

Kepala KPw BI Lhokseumawe Yufrizal memberikan bantuan teknis pengolahan pupuk organik kepada para petani di Empat Kabupaten-Kota Wilayah BI setempat.

LHOKSEUMAWE – Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe memberikan bantuan teknis pengolahan pupuk organik kepada para petani di Empat Kabupaten-Kota Wilayah BI setempat, yang sedang melakukan pengolahan lahan,

Kepala KPw BI Lhokseumawe Yufrizal mengatakan, pelatihan berlangsung 1 (satu) hari dengan pemberian materi dan praktek, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh anggota kelompok tani, akan pentingnya pupuk organik (padat dan cair) untuk memutuskan mata rantai penggunaan pupuk kimia pada tanaman serta dapat menjadi peluang bisnis “ kata Yufrizal, Kamis (2/8).

Peserta pelatihan merupakan kelompok tani (klaster/replikasi klaster) binaan KPw BI Lhokseumawe yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe,  Aceh Tengah,  Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah, dengan komoditas yang dikembangkan atau dibudidayakan adalah bawang merah, cabai merah, bawang putih, padi metode tanam “Hazton” dan padi metode tanam “SRI” dengan jumlah peserta atau anggota kelompok tani yang mengikuti pelatihan sekitar 68 orang.

Narasumber yang diundang untuk pelatihan tersebut yaitu Abdul Rachman, lebih akrab dipanggil “Rachman Solusi” yang berasal dari Kota Mojokerto Provinsi Jawa Timur. Beliau merupakan petani pakar sekaligus konsultan pertanian yang sudah berpangalaman baik tingkat nasional dan internasional, ujar Yufrizal.

Sebelumnya, KPw Bank Indonesia Lhokseumawe telah membuat percontohan budidaya, untuk berbagai komoditas penyumbang inflasi, antara lain cabai merah di Kota Lhokseumawe dan Aceh Tengah, komoditas padi di kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, komoditas bawang merah di kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe dan Aceh Tengah serta komoditas bawang putih terdapat pula di Bener Meriah.

Editor : Rahmat Mirza

Comments

comments