Harga setiap jenis ikan naik berkisar Rp.5000 hingga Rp.10.000 di Pasar Pusong, Kota Lhokseumawe, Senin (17/10), Foto: Vievie

Angin Kencang Nelayan Lhokseumawe Sulit Melaut

Harga setiap jenis ikan naik berkisar Rp.5000 hingga Rp.10.000 di Pasar Pusong, Kota Lhokseumawe, Senin (17/10), Foto: Vievie
Cuaca buruk, membuat harga setiap jenis ikan naik berkisar Rp.5000 hingga Rp.10.000 di Pasar Pusong, Kota Lhokseumawe, Senin (17/10), Foto: Vievie

LHOKSEUMAWE- Cuaca di Kota Lhokseumawe selama dua pekan terakhir ini tampaknya tidak menentu, akibat angin kencang  membuat para nelayan kesulitan untuk melaut.

Seorang pedagang ikan di Pasar Pusong Kota Lhokseumawe, Rajali, mengatakan, stok ikan saat ini semakin menipis, jenis ikan yang di jualpun hanya sedikit. Hal itu dikarenakan para nelayan yang melaut kesulitan mendapatkan ikan akibat angin kencang.

“Cuaca seperti ini sudah berlangsung selama 10 hari, walau nelayan tetap melaut akan tetapi sangat sulit untuk mendapatkan ikan,” kata Razali kepada Pelita8.com, Senin (17/10).

Ia menambahkan, sedangkan untuk harga setiap jenis ikan naik berkisar Rp.5000 hingga Rp. 10.000, seperti harga ikan tongkol saat ini berkisar Rp. 30.000 per kilogram, dencis Rp. 30.000, dan ikan Selangit Rp. 40.000 per kilogram.

Lanjut Razali, apabila cuaca di Kota Lhokseumawe tidak berubah, kemungkinan harga ikan akan terus merangkak naik.

“Kami menjual apa yang tertangkap, makanya jenis ikannya tidak banyak. Kalau cuaca tidak berubah mungkin harga ikan akan naik lagi” ujarnya.

Penulis : Vievie
Editor  : ZV