24 Agustus 2017
redaksi pelita 8 (3378 articles)

Akademik Kesehatan Pemda Aceh Utara Wisuda 311 Lulusan

Wisudawan Akademik Kesehatan (Akkes) Pemerintah Aceh Utara di Kampus Buker Rata, Blang Man

LHOKSEUMAWE – Akademi Kesehatan (Akkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, Kamis (24/8), mewisuda 331 lulusan diploma tiga (D-III) di Kampus Buket Rata, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

Direktur Akkes Pemkab Aceh Utara, Riza Musni dalam sambutannya menyebutkan lulusan yang diwisuda masing-masing jurusan keperawatan 117 orang serta jurusan Kebidanan program reguler dan program khusus sebanyak 214 orang.

Sedangkan yang lulus predikat pujian 27 orang, selain itu ada 6 wisudawan yang memperoleh piagam, mereka mahasiswa yang terbaik dari 27 wisudawan yang lulus cum laude.

“Ke enam wisudawan itu kita fasilitasi dengan berbagai kegiatan nantinya, namun mereka harus mengikuti  Uji kompetensi terlebih dahulu dan dinyatakan lulus, nantinya setelah menyelesaikan uji kompentesi baru di fasilitasi.

Biasanya pihak akademik mendapat informasi dari pihak Rumah Sakit baik pemerintah maupun swasta, kemudian kita merekomendasi wisudawan tersebut.

Terkait pengalihan status Akkes yang akan dialihkan ke UPTD Kesehatan, Ijazah para wisudawan itu tidak ada masalah, karena kita ini izin dibawah Kemenristek Dikti.

Riza menambahkan di tahun ini kita bahkan akademi kesehatan lainnya tidak menerima mahaiswa tahun ajaran baru, karena itu sesuai moratorium yang menyatakan tidak ada penerima mahasiswa baru di tahun ini seluruh Indonesia, sehingga dilihat akan terjadi kekosongan di satu tingkatan.

Jadi hal ini, kita gantikan dengan kegiatan-kegiatan atau review yang akan di ikuti para alumni yang belum lulus ujian kompetensi kemarin, Kita juga akan membuat kurikulum kepada mereka sehingga nanti mereka lulus uji kompetensi yang di laksanakan.

“Selain itu, uji kompentensi itu akan di laksanakan di tempat ini, tapi pelaksanakan langsung dari pusat,” tutupnya.

Terkait pengalihan Akkes Pemda Aceh Utara, pihak akademik sudah menyiapakan semua berkas dan siap menanggung kosenkuensi yang ada, jika nantinya bergabung ke Menristek Dikti kita sudah siap.

“Kami harap adanya regulasi agar memungkinkan institusi ini tetap berlanjut, terkait dengan cara yang harus dilakukan berdasarkan aturan yang ada,”tutupnya.

Penulis : M. Alwi