13 Agustus 2016
redaksi pelita 8 (2894 articles)

Ada Perempuan Yang Tertembak Saat Konvoi Ke Banda Aceh

MA (32) Warga Aceh Timur yang terkena peluru, menjalani perawatan di RS.Arun Lhokseumawe, Sabtu (13/8) – Foto : M.Sikumbang

LHOKSEUMAWE – Salah satu warga yang hendak mengikuti Deklarasi Pemenangan Partai Aceh (PA) Ban Sigom Aceh dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2017 di kabarkan tertembak  saat konvoi menuju Banda Aceh. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops AKP Ahzan  membenarkan kejadian tersebut.

“ Ya,  seorang perempuan berinisial MA, 32 tahun, warga  Aceh Timur, terkena serpihan peluru petugas saat terjadi razia di depan Mapolres setempat Jumat malam,” kata AKP Ahzan  di Mapolres setempat, Sabtu (13/8).

Mobil Avanza yang terkena tembakan diamankan di Polres Lhokseumawe, Sabtu (13/8) – foto : M.Sikumbang

Ahzan menjelaskan, tadi malam, Jum’at (12/8) sekitar pukul 21.00 WIB petugas gabungan dari Polres Lhokseumawe menggelar razia rutin tepat di depan Mapolres untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat., semua kenderaan yang  yang melintas dari arah timur menuju  barat diarahkan masuk ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan.

“Mobil avanza BL 573 AF yang dikemudikan AH, warga Idi rayeuk, Aceh Timur yang sudah masuk pekarangan Mapolres, tidak mengindahkan intruksi petugas saat mau diperiksa, malah langsung tancap gas ke arah Banda Aceh dan nyaris menabrak petugas, mereka sempat diberikan tembakan peringatan” terang AKP Ahzan.

Satu jam kemudian menyebar informasi ada mobil Avanza terkena tembakan di kawasan Kecamatan Dewantara,  salah seorang penumpangnya terluka dan telah di bawa ke rumah sakit Arun, petugas langsung bergerak ke lokasi. Menurut keterangan dokter tidak ada tulang  dan saraf yang kena, kondisinya saat ini masih stabil.

“Anggota yang melakukan tembakan peringatan di lapangan  tidak terlihat secara jelas, karena suasananya gelap,  Propam dan Provost akan meminta keterangan dari petugas di lapangan terkait insiden tersebut” pungkas AKP Ahzan.

Penulis : M.Sikumbang/ZS

 

Comments

comments