13 Juni 2019
redaksi pelita 8 (3119 articles)

4.490 Rumah di Dewantara Bakal Tersambung Jaringan Gas

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 4.490 rumah di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, akan dialiri sambungan jaringan gas untuk rumah tangga.

“Untuk tahun 2019 ini akan dibangun untuk 4.490 SR di Aceh Utara, yaitu di Kecamatan Dewantara meliputi 10 desa atau gampong,” kata Kasie Perencanaan Infrastruktur Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Retno Wibawani, saat melakukan sosialisasi dan serah terima lapangan pembangunan jaringan pipa gas bumi untuk rumah tangga, berlangsung di Oproom Setdakab Aceh Utara, Jalan T Hamzah Bendahara, Lhokseumawe, Kamis (13/6/2019).

Sebanyak 10 gampong di Kecamatan Dewantara yang akan mendapat sambungan, masing-masing Gampong Keude Krueng Geukueh 257 SR, Tamboh Baroh 465 SR, Uteun Geulinggang 588 SR, Glumpang Sulu Timur 295 SR, Ulee Pulo 417 SR. Selanjutnya Gampong Ulee Reuleung 187 SR, Glumpang Sulu Barat 248 SR, Lancang Barat 540 SR, Tambon Tunong 658 SR, dan Paloh Lada 835 SR.

Retno melanjutkan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga merupakan program pemerintah pusat sejak tahun 2009. Untuk Kabupaten Aceh Utara, pembangunan jaringan tersebut dimulai pada 2014, dan saat ini telah tersambung sebanyak 4.000 SR (sambungan rumah) di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Lhoksukon, Tanah Luas, Syamtalira Aron, Matangkuli dan Nibong.

Bupati Aceh Utara H.Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad pada kesempatan itu mengatakan, bahwa pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga merupakan satu terobosan bagi kemajuan daerah.

Sambungan gas bumi untuk rumah tangga yang telah dibangun di 5 kecamatan di Aceh Utara, dapat mengurangi beban masyarakat untuk mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga.

“Selama ini kadang masyarakat sering susah mendapatkan elpiji yang dijual dalam tabung, baik tabung 3 kg maupun tabung 12 kg, dengan adanya sambungan langsung ke rumah kendala-kendala seperti ini tidak akan ada lagi,” kata Cek Mad.

Ia juga mengajak Seluruh stakeholder untuk mendukung pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga. “Ini merupakan satu terobosan dalam pembangunan bagi kemajuan daerah, sebab itu saya sendiri yang langsung menjumpai Kementerian ESDM di Jakarta untuk pembangunan jaringan gas di Aceh Utara,” ujar Bupati Aceh Utara.

Oleh karena itu, Cek Mad menegaskan, dalam proses pembangunannya nanti sangat diharapkan tidak ada kendala di lapangan. “Saya ingatkan, jangan ada masalah dalam pembangunan jaringan gas ini. Saya pilih Dewantara karena dinilai sudah layak dengan keberterimaan masyarakat, apalagi juga banyak komplek perumahan,” ungkap Cek Mad.

Kegiatan sosialisasi dan serah terima lapangan pembangunan jaringan pipa gas bumi untuk rumah tangga bagi Kecamatan Dewantara, turut dihadiri oleh seluruh stakeholder terkait. Selain pejabat dari Kementerian ESDM, juga hadir Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib, Sekda Abdul Aziz, Asisten I Dayan Albar, para staf ahli Bupati, sejumlah Kepala SKPK, para Kabag, mewakili dari manajemen PT Pertamina Hulu Energi (PHE – NSB), PT Perta Arun Gas, PT Pertagas Niaga, PT PIM, konsultan pengawas dari KSO PT Amythas – PT Virama Karya, serta kontraktor pelaksana PT Hutama Karya. Selain itu, juga hadir Camat Dewantara Fadli Dakuta dan seluruh geusyik (kepala desa) setempat. (RM)

Comments

comments

makan jeruk