30 November 2018
redaksi pelita 8 (2894 articles)

20 dari 113 Napi yang Kabur dari Lapas Lambaro Aceh Berhasil Ditangkap, Sisanya Masih Buron

Suasana Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II-A Banda Aceh, di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang dibobol napi, Kamis (29/11/2018) malam. Serambi/Eddy Fitriady

BANDA ACEH – Sebanyak 20 dari 113 narapidana (napi) dan tahanan Lembaga Permasyarakatan (LP) kelas II-A Banda Aceh yang kabur, Kamis (29/11/2018) sudah ditangkap.

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com dari Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Tri Andi Dharma SSos, hingga pukul 23.00 WIB, polisi berhasil mengamankan 20 napi, 17 di antaranya sudah dikembalikan ke LP Banda Aceh.

Mereka ditangkap dari berbagai lokasi yang masih berada di sekitar LP tersebut seperti di antara perumahan, loteng rumah warga, bahkan dalam lumpur sawah. “Ke-20 orang ini merupakan napi narkoba,” ungkap Iptu Tri.

Untuk diketahui, sebanyak 113 dari 726 narapidana (napi) serta tahanan LP kelas II-A Banda Aceh di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (29/11) sekitar pukul 18.45 WIB kabur.

Dalam suasana hujan deras, mereka melarikan diri dengan cara merusak kawat pembatas di ruang kunjungan LP, menghancurkan tiga jendela berjeruji besi, sebelum akhirnya lari dan hilang ke dalam persawahan di depan fasilitas itu yang minim pencahayaan.

Kondisi di sekitar LP Banda Aceh mendadak mencekam.

Sempat beberapa kali terdengar suara letusan senjata, sehingga membuat warga di sekitar lokasi lebih memilih mengamati keadaan LP dari pintu rumahnya. (*)

Adapun nama 20 napi/ tahanan yang sudah ditangkap:

1. Said Huzairi

2. Musanna

3. Khalil

4. Ismail Nasution

5. Nasrudin

6. Said Mulyadi

7. Sabri

8. Mulyadi

9. Jhoni Ibrahim

10. Aswadi

11. Zakaria

12. Mahliyas

13. Syahrul Amadi

14. Ismuhar

15. Zaini

16. M Iqbal

17. M Amin Arma

18. Yusrizal

19. Arizal

20. Sara Yulis.

Comments

comments