3 Agustus 2018
redaksi pelita 8 (2890 articles)

2.000 Peserta BPJS Kesehatan Menunggak Bayar Iuaran JKN

Pegawai BPJS Kesehatan Lhokseumawe menghubungi pasien yang menunggak iuara JKN dengan cara Telecollecting (Foto : Humas BPJS Lhokseumawe)

LHOKSEUMAWE– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Lhokseumawe mencatat sedikitnya 2.000 peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menunggak pembayaran iuran kepesertaan.

Peserta yang menunggak iuran merupakan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri di wilayah Kota Lhokseumawe.

“Faktor menunggak iuran karena kesadaran masyarakat dalam bergotong royong sangat rendah. Menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat belum membutuhkan JKN,” Kata Pengawai BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Dwi Ayu Septiati Hasanah, Jumat (3/8/2017)

Lanjutnya, padahal jika masyarakat membayar iuran secara rutin, maka nantinya masyarakat tidak terhambat dalam mendapatkan pelayanan rawat inap Rumah Sakit jika dibutuhkan.

“Untuk mengatisipasi hal itu, pihak BPJS pun terus melakukan berbagai inovasi, salah satunya dengan cara Telecollecting yaitu pegawai langsung menghubungi peserta untuk memberi taukan tagihan iuran JKN,” Jelasnya.

Sementara, Peserta BPJS Kesehatan Zuhra Badziad mengatakan sudah sejak tahun 2015 lalu dirinya mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dengan tujuan untuk berobat jika dirinya sakit.

Zuhra menjelaskan dirinya mendaftar sebagai peserta mandiri, karena saya sangat setuju jika setiap iuaran yang dibayar secara rutin dapat digunakan peserta lain untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” Jelasnya.

“Premi yang saya bayarkan juga bisa ikut membantu orang lain, kita sama-sama saling berbagi,” Tutupnya.

Penulis : Mulyadi
Editor  : Khaidir MG

Comments

comments