28 April 2018
redaksi pelita 8 (2890 articles)

Aparatur Gampong Se-kecamatan Lhoksukon Mengikuti Sosialisasi Peradilan Adat

Mahasiswa KKN-PPM Unimal Angkatan XXIII dan para aparatur Gampong se-kecamatan Lhoksukon Aceh Utara foto bersama usai acara sosialisasi Qanun Nomor 9 tahun 2008 tentang kehidupan adat dan istiadat, di Aula kantor Camat Lhoksukon, (28/4) – Foto: Ade Tiara

ACEH UTARA – Mahasiswa Fakultas Hukum Unimal yang sedang melaksanakan KKN-PPM di kecamatan Lhoksukon Aceh Utara melakukan sosialisasi Qanun nomor 09 tahun 2008 tentang kehidupan adat dan istiadat yang membahas 18 sengketa adat yang bisa di selesaikan di Gampong (desa) tanpa harus ke ranah hukum.

Kegiatan yang berlangsung di  aula kecamatan setempat, Sabtu (28/04/18) diikuti 85 aparatur desa dan mahasiswa yang melaksanakan tugas KKN di kecamatan Lhoksukon.

“Hasil pemetaan yang  kami lakukan, memang masih banyak juga aparatur desa yang belum memahami Qanun ini, karena itu menurut kami perlu dilakukan sosialisasi untuk mendorong penerapannya di masyarakat” ujar panitia.

Sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut panitia menghadirkan Tgk. Abdul Hamid, tokoh adat dari gampong Menasah asan AB yang menjadi gampong percontohan peradilan adat ketiga di Aceh Utara

” Sudah banyak perkara yang kami selesaikan di Gampong di antaranya mengenai harta warisan, masyarakat cenderung memilih peradilan adat karena proses penyelesaiannya cepat dan hemat biaya” ungkap Tgk.Abdul Hamid.

Selain tokoh adat, Akademisi dari Fakultas Hukum Unimal Nanda Amalia S.H., M.Hum juga  turut memberikan materi. Pembantu Dekan II tersebut menyatakan siap menurunkan para dosen di Fakultas Hukum untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan perkara sebgkese adat jika di butuhkan oleh  aparatur Gampong.

Ade Tiara.k2 [ZS]

 

Comments

comments